Bantaeng, Upeks.co.id – Dalam momentum Hari Kartini, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada perempuan tangguh dan inspiratif di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut diberikan kepada Catherin Imran, atau akrab disapa Ibu Cathy, seorang ibu dari dua anak yang merintis usaha jajanan kantin dari dapur sederhana di rumahnya.
Bagi Ibu Cathy, dapur kecil di rumahnya bukan hanya menjadi tempat memasak, tetapi juga ruang perjuangan untuk menopang ekonomi keluarga. Dari tempat sederhana yang berada tak jauh dari sekolah tersebut, ia mengolah berbagai jajanan kantin untuk anak-anak, sekaligus merawat harapan agar keluarganya dapat terus bangkit di tengah keterbatasan.
Perjalanan Ibu Cathy tidak selalu mudah. Penghasilan keluarga harus terbagi untuk memenuhi kebutuhan harian sekaligus membayar cicilan rumah yang sebelumnya pernah dilanda musibah kebakaran. Dalam kondisi tersebut, usaha kecil yang dirintisnya menjadi penopang tambahan ekonomi keluarga. Keteguhan Ibu Cathy menjadi gambaran nyata bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan keluarga, bahkan di tengah situasi yang tidak mudah.
Namun, ketangguhan Ibu Cathy tidak hanya terlihat dari perjuangannya membangun usaha. Di tengah usaha yang masih terus berkembang, ia bersama keluarga tetap rutin mengadakan sedekah Jumat setiap pekan. Sebagian dari hasil jualannya disisihkan untuk berbagi, sementara sebagian lainnya berasal dari titipan donasi sahabat-sahabatnya.
“Alhamdulillah, selain jualan, kami juga rutin berbagi. Sepanjang Ramadan kemarin, kami tetap berusaha menyalurkan takjil ke masjid-masjid, titik-titik kumuh, kampung pemulung, hingga paket lebaran untuk kaum dhuafa,” tutur Ibu Cathy dengan penuh syukur.
Di balik langkah sederhananya, Ibu Cathy menyimpan mimpi besar untuk menghadirkan warung prasmanan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Cita-cita tersebut hingga kini terus ia jaga dalam doa dan keyakinan, meski belum sepenuhnya dapat diwujudkan. Baginya, setiap rezeki yang diterima selalu memiliki ruang untuk dibagikan kepada sesama.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa bantuan modal usaha tersebut merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola YBM PLN. Menurutnya, dukungan kepada pelaku usaha kecil seperti Ibu Cathy tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kemandirian dan kebermanfaatan sosial.
“Semangat Kartini masa kini dapat kita lihat dari sosok perempuan tangguh seperti Ibu Cathy. Dari usaha kecil yang dijalankan dengan ketekunan, beliau tidak hanya berjuang untuk keluarga, tetapi juga tetap memiliki kepedulian besar untuk berbagi kepada sesama. Melalui YBM PLN UIP3B Sulawesi, kami berharap bantuan ini dapat menjadi penguat langkah Ibu Cathy dalam mengembangkan usaha dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujar Fermi.
Fermi menambahkan, YBM PLN UIP3B Sulawesi akan terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan. Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki di lingkungan PLN, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerima.
“Bagi kami, setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan doa agar penerima manfaat dapat semakin mandiri, kuat, dan mampu menebar kebaikan lebih luas. Semoga usaha Ibu Cathy terus berkembang, menjadi sumber keberkahan bagi keluarga, dan menjadi jalan kebaikan bagi lebih banyak orang,” tambah Fermi.
Melalui kisah Ibu Cathy, semangat Hari Kartini kembali menemukan maknanya. Kartini masa kini tidak selalu hadir di panggung besar, tetapi juga hidup dalam sosok perempuan sederhana yang berjuang dari dapur kecilnya, menyalakan harapan bagi keluarga, dan tetap menghadirkan manfaat bagi sesama.
YBM PLN UIP3B Sulawesi berharap bantuan modal usaha ini dapat menjadi awal dari langkah yang lebih besar bagi Ibu Cathy untuk mengembangkan usahanya, memperkuat ekonomi keluarga, serta mewujudkan cita-citanya menghadirkan ruang berbagi bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)




