MAKASSAR, Upeks.co.id – PT PLN (Persero) memperkuat digitalisasi pengawasan keselamatan melalui peresmian HSSE Control Center (HCC) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi oleh Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan (TNK) PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra.
Kehadiran HCC menjadi bagian dari Program Safety Culture 2026 PLN UIP3B Sulawesi dalam memperkuat pengawasan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara terintegrasi guna mendukung operasional ketenagalistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
HCC mengintegrasikan perangkat kamera, jaringan komunikasi, dan dashboard monitoring untuk mendukung pemantauan kegiatan operasional, kondisi keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap PLN Life Saving Rules secara waktu nyata. Sistem ini memungkinkan pengawas K3 memantau pelaksanaan pekerjaan pada gardu induk dan kantor unit sekaligus mempercepat koordinasi dan tindak lanjut terhadap potensi risiko.
Pemanfaatan HCC juga didukung digitalisasi basis data dan inspeksi peralatan K3 melalui aplikasi K3 System. Integrasi tersebut memudahkan pemantauan kondisi peralatan keselamatan, pencatatan hasil inspeksi, serta pelaksanaan evaluasi dan tindak lanjut secara lebih terukur.
Keberadaan HCC turut memperkuat fungsi Safety Advisor dan pengawasan terhadap pekerjaan berisiko tinggi. Pengawasan tersebut mencakup pelaksanaan pekerjaan oleh pegawai maupun mitra kerja agar seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan keselamatan yang berlaku.
Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan HSSE harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keselamatan dan kualitas operasional.
“HSSE Control Center bukan sekadar fasilitas pemantauan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan keselamatan yang terintegrasi, cepat, dan responsif. Kehadirannya harus mampu mendukung langkah pencegahan, mempercepat koordinasi, serta memastikan penerapan HSSE berjalan konsisten dalam setiap kegiatan operasional,” ujar Edwin.
Menurut Edwin, digitalisasi pengawasan harus diikuti dengan komitmen dan kedisiplinan seluruh insan PLN serta mitra kerja. Keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan operasional dan keandalan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa HCC menjadi wujud keseriusan PLN UIP3B Sulawesi dalam membangun sistem pengawasan keselamatan yang semakin terintegrasi dan berbasis digital.
“Kehadiran HCC diharapkan memperkuat pemantauan, koordinasi, dan respons terhadap potensi risiko di seluruh wilayah kerja. Namun, teknologi tetap harus didukung kepedulian dan kedisiplinan setiap personel karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Fermi.
Fermi menambahkan bahwa informasi hasil pemantauan HCC akan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan pekerjaan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat budaya keselamatan yang bersifat preventif di seluruh unit.
Melalui peresmian HCC, PLN menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan sebagai fondasi dalam menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)




