Grab dan Coca-Cola Bekali UMKM Makassar Strategi Cerdas untuk Naik Kelas

Grab dan Coca-Cola Bekali UMKM Makassar Strategi Cerdas untuk Naik Kelas

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Memperingati Hari UMKM Nasional, Grab Indonesia bersama Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) menghadirkan Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) Spesial Ulang Tahun 2026 di Makassar.

Mengusung tema “Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya”, kegiatan ini menjadi wadah bagi Mitra GrabMerchant untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus mendapatkan strategi praktis dalam mengembangkan bisnis di tengah persaingan yang semakin dinamis.

Bacaan Lainnya

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Teras Perwira 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 1.000 Mitra GrabMerchant di 10 kota di Indonesia. Beragam materi diberikan, mulai dari strategi promosi digital, membaca tren konsumen, pemanfaatan teknologi, pengelolaan keuangan, hingga akses pendanaan.

Makassar menjadi kota pertama pelaksanaan Teras Perwira Spesial Ulang Tahun 2026. Momentum ini sejalan dengan pertumbuhan ekosistem Grab di Kota Daeng.

Sepanjang semester pertama 2026, jumlah transaksi di seluruh ekosistem Grab di Makassar tumbuh lebih dari 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara transaksi GrabFood dan GrabMart masing-masing mencatat pertumbuhan lebih dari 15 persen.

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, mengatakan perkembangan bisnis digital membuat pelaku UMKM perlu semakin cerdas membaca peluang dan memanfaatkan teknologi.

“Ketika konsumen punya semakin banyak pilihan, tantangannya adalah bagaimana produk Mitra GrabMerchant bisa mudah ditemukan, terhubung ke konsumen yang tepat, dan akhirnya dipilih. Karena itu, Mitra GrabMerchant perlu semakin cerdas membaca data, meningkatkan visibilitas produk, berinovasi melalui kolaborasi, hingga memanfaatkan Artificial Intelligence (AI),” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Grab memperkenalkan pemanfaatan GrabAds dan Asisten AI GrabMerchant. GrabAds membantu merchant meningkatkan visibilitas produk dan toko sekaligus menjangkau konsumen yang memiliki niat membeli.

Sementara Asisten AI GrabMerchant hadir sebagai konsultan virtual yang dapat membantu merchant memahami performa toko, mendapatkan inspirasi menu, menyusun strategi promosi, hingga meningkatkan kinerja usaha.

Tidak hanya teknologi, CCEP Indonesia turut membagikan strategi pengembangan penjualan melalui bundling produk. Strategi ini dinilai dapat meningkatkan nilai transaksi sekaligus memberikan pilihan yang lebih menarik bagi pelanggan.

Head of Business Development CCEP Indonesia, Yuriko Sophia Feliciani, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami berharap pendekatan ini dapat membantu pelaku UMKM menciptakan nilai tambah bagi konsumen, memperkuat daya saing usaha, serta mendukung pertumbuhan bisnis mereka,” katanya.

Materi Bisamatika juga menjadi bagian dari pembelajaran Teras Perwira. Mitra dibekali pemahaman mengenai cara menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya layanan, hingga komisi promosi agar dapat menentukan harga jual secara lebih tepat. Mitra juga mendapatkan informasi mengenai akses pendanaan melalui GrabModal Mantul.

Salah satu peserta, Adli Abu Abdillah, pemilik usaha Geprek Yuksss!!!, mengaku mendapatkan banyak wawasan praktis yang bisa langsung diterapkan dalam bisnis.

Kata dia, pemanfaatan GrabAds dan strategi promosi yang tepat turut membantu usahanya meningkatkan pendapatan hingga lebih dari 120 persen dalam satu tahun terakhir.

“Awalnya kami mencari cara yang efektif agar bisa mendapatkan lebih banyak pembeli. Setelah mencoba GrabAds, ternyata pelanggan semakin banyak. Kami kemudian terus berinovasi, termasuk berkreasi dengan menu yang sudah ada dan membuat produk bundling bersama Coca-Cola,” ungkapnya.

Adli menambahkan, strategi tersebut kemudian diperkuat dengan promosi Diskon Puas dan pemanfaatan data untuk membaca kebutuhan pelanggan.

Melalui Teras Perwira, Grab bersama mitra kolaborasinya terus mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas. Dengan menggabungkan teknologi, kreativitas, strategi promosi, dan kolaborasi, UMKM Makassar didorong semakin cerdas menjual dan semakin tangguh membangun usaha. (Mimi)

Pos terkait