MAKASSAR,UPEKS.co.id— Tim Anti Perang Kelompok (Perpok) Polsek Tamalate Lebah Hitam, mengamankan 13 remaja bersama anak panah dan alat pelontarnya di Jl Malengkeri, Lorong Zcarh, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Jumat (12/8/22) dini hari.
13 ramaja itu diamankan Tim Anti Perpok Lebah Hitam Polsek Tamalate, setelah mendapatkan informasi tentang adanya sekelompok remaja yang berkumpul di Jl Malengkeri lrg Zcarh yang diduga hendak melakukan penyerangan di Kampung Benteng Somba Opu.
Selanjutnya Tim menuju lokasi yang dimaksud dan anggota tim melihat 13 remaja yang sementara kumpul sambil meneguk Minuman Keras (Miras). Kemudian dilakukan pemeriksaan badan kepada remaja tersebut.
Namun tidak ditemukan adanya benda berbahaya. Anggota melanjutkan melakukan penyisiran di samping rumah dan mendapatkan barang bukti, berupa anak panah beserta alat pelontarnya serta satu buah tas selempang yang berisi anak panah dengan alat pelontar.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS dikonfirmasi membenarkan adanya 13 remaja yang diamankan Polsek Tamalate. 13 remaja itu kata Lando, 6 diantaranya masih berstatus pelajar.
Adapun para remaja yang diamankan itu, masing-masing berinisial MJ (18), IR (25), MY (22), PT (15), AD (17), HK (16), RF (16), YS (17), AF (17), WH (22), NH (17), MS (17) dan MA (17).
“Dari mereka yang turut diamankan, berupa sembilan Hp, dua katapel (alat pelontar) dan 12 anak panah (busur). Saat ini 13 remaja beserta barang bukti, diamankan di Polsek Tamalate guna pemeriksaan,” kata Lando, Jumat (12/8/22).
Lando menuturkan, hasil interogasi terhadap 13 remaja itu, mereka mengaku hanya sekedar nongkrong. Sementara yang diduga akan melakukan penyerangan telah melarikan diri saat anggota polisi lewat.
“Kami sampaikan bahwa setiap pelaku kejahatan akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, agar Kota Makassar semakin aman dan kondusif,” tutur Lando. (Jay)

