Jaksa Tahan Tersangka Pemalsuan Bilyet Giro Deposito Nasabah Bank

  • Whatsapp
Jaksa Tahan Tersangka Pemalsuan Bilyet Giro Deposito Nasabah Bank

MAKASSAR, UPEKS.co.id. –– Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar menerima penyerahan tersangka dan barang bukti perkara pemalsuan bilyet giro deposito nasabah pada bank pelat merah dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri.

Tersangka Melati Bunga Sombe yang merupakan mantan karyawan bank pelat merah tersebut, diserahkan penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri ke JPU di Kantor Sementara Kejaksaan Negeri Makassar Jl Letjen Hertasning Makassar, Selasa (9/11/21).

Bacaan Lainnya

“Kami telah menerima penyerahan tersangka MBS dan barang bukti berupa beberapa dokumen, uang tunai, logam mulia, perhiasan dan properti, ” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Makassar Andi Hairil Akhmad, Rabu (10/11/21).

Penyerahan tersangka Melati Bunga Sompe jelas Andi Hairil, merupakan tindaklanjut dari hasil penyidikan oleh Penyidik yang telah dinyatakan lengkap oleh JPU setelah dilakukan penelitian terhadap berkas Perkara dan telah memenuhi syarat formil maupun materil.

Dimana kata Hairil, tersangka disangkakan melanggar Pasal 49 ayat (1) huruf a, b atau ayat (2) huruf b UURI No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan dan Pasal 3 atau Pasal 5 UURI No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kejahatan tersangka MBS yang melanggar UU Perbankan dan UU TPPU mengakibatkan kerugian sekitar Rp65 milliar,” kata Hairil.

Perbuatan tersangka itu lanjut Hairil, dilakukan dalam rentang waktu Desember 2019 sampai dengan Maret 2021. Korbannya pun terdiri dari tiga orang nasabah.

Adapun JPU pada Kejaksaan Negeri Makassar melakukan penahanan terhadap tersangka MBS untuk 20 hari ke depan, untuk selanjutnya disusun administrasi lalu dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Makassar untuk disidangkan.

“Terhadap Tersangka dilakukan penahanan karena memenuhi syarat subjektif dan objektif sebagaimana diatur dalam KUHAP, dimana Tersangka Kami titipkan penahanannya di Polda Sulsel, ” tutup Hairil. (Jay)

Pos terkait