MAKASSAR — Dukungan terhadap perhelatan bergengsi Padel REI Merdeka 2026 terus mengalir deras. Kali ini, kepastian dukungan resmi datang dari sektor perbankan nasional, yakni PT Bank CIMB Niaga Tbk Wilayah Indonesia Timur.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Branch Manager Kantor Cabang Ahmad Yani PT Bank CIMB Niaga, Emasastra Plani, saat menerima audiensi jajaran panitia pelaksana Padel REI Merdeka 2026 di Makassar, Selasa (11/8/2026).
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi gelaran Padel REI Merdeka 2026 ini. CIMB Niaga dipastikan siap berkontribusi aktif serta ikut berpartisipasi penuh untuk menyemarakkan event olahraga yang memadukan semangat kompetisi dan jejaring bisnis ini,” ujar Emma, sapaan akrab Emasastra Plani.
Wakil ketua panitia Padel REI Merdeka 2026, Dino Djabir Pattiwiri, menyampaikan bahwa animo masyarakat maupun pemangku kepentingan (stakeholders) industri properti dan keuangan sangat luar biasa. Menjelang 10 hari pelaksanaan, pendaftaran peserta dan jajaran sponsor pendukung terus melonjak.
“Kami menargetkan event ini bakal diikuti sebanyak 250 pasang peserta terbaik yang akan berlaga di dua kategori utama, yakni Kategori Prestasi dan Kategori Eksekutif. Kami sangat optimis pendaftar akan terus bertambah hingga penutupan nanti,” jelas Dino.
Turnamen yang diinisiasi oleh DPD REI Sulawesi Selatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Makassar. Tak tanggung-tanggung, panitia telah menyiapkan total hadiah uang tunai fantastis senilai Rp150 juta, lengkap dengan fasilitas jersey eksklusif, medali, serta piagam penghargaan bagi para peserta.
Audiensi bersama pimpinan CIMB Niaga ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi DPD REI Sulsel dan panitia pelaksana, di antaranya: Khoiruman (Sekretaris Umum DPD REI Sulsel), H. Arifin, Irwan Tuimen, H. Jufri, dan Hari Makmun Yudha
Sinergi antara DPD REI Sulsel dan Bank CIMB Niaga ini diharapkan tidak hanya menyukseskan gelaran olahraga padel yang tengah populer, tetapi juga semakin mempererat ikatan kemitraan strategis dalam pembiayaan sektor properti dan perumahan di Wilayah Indonesia Timur. (*)




