Rektor UNM Apresiasi 5 Mahasiswa Ikuti KKN Kebangsaan di Jambi

  • Whatsapp
Rektor UNM Apresiasi 5 Mahasiswa Ikuti KKN Kebangsaan di Jambi

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) melepas secara simbolik Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang akan di tempatkan di Provinsi Jambi, Kamis (22/7/2021) di gedung Pinisi UNM.

KKN Kebangsaan merupakan program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti bekerjasama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) melibatkan semua perguruan tinggi negeri di tanah air.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 5 mahasiswa UNM jadi delegasi dan akan mengikuti KKN Kebangsaan bersama 82 Universitas yang tergabung dalam program KKN kebangsaan.

Kelima mahasiswa tersebut terpilih setelah mengikuti proses seleksi yang ketat, dimana setiap perguruan tinggi mengusulkan sebanyak-banyaknya lima orang peserta terbaik sebagai calon peserta.

Rektor UNM Prof. Husain Syam mengatakan UNM sebagai perguruan tinggi yang berstatus sebagai perguruan tinggi unggul, akan selalu berpartisipasi dalam tiap kegiatan.

“Kita selalu mengikutsertakan anak-anak kita setiap momen dan perhelatan, karena kita kampus unggul, sehingga disetiap ajang kita harus mampu untuk ikut serta,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Husain Syam berpesan agar para mahasiswa mampu nenujukkan kepercayaan dirinya dan mampu menujukkan ide-ide cemerlang sehingga mampu adaptif dan berakselerasi dengan pembangunan didaerah tersebut.

“Percaya dirilah anda menjadi bagian dari mereka. Berilah warna, jangan malu bergaul sehingga ide-ide cemerlang yang kita yang kita punya bisa tersampaikan, bangun kepercayaan diri bahwa kita adalah dari kampus Unggul. Semoga meberi manfaat bagi program pemerinta shingga bisa mengakselerasi pembangunan,” harapnya.

Sebelum pemberangkatan mahasiswa dipersyaratkan telah melakukan vaksin dan melakukan swab antigen, sebagai syarat melaksanakan perjalan keluar pulau dan mematuhi seluruh protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai covid-19.
Humas UNM Burhanuddin, melaporkan. (rls).