JAKARTA,UPEKS.co.id – Menyambut Hari Anak Nasional, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia melalui gerakan The Human Safety Net (THSN) Indonesia mendorong peningkatan kepedulian anak terhadap lingkungan sekaligus pengenalan literasi finansial sejak usia dini.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi bertema “Anak Hebat Cinta Bumi”yang digelar di RPTRA Bunga Rampai, Duren Sawit, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif yang dirancang untuk mengenalkan konsep keberlanjutan serta pengelolaan keuangan secara sederhana dan menyenangkan.
Bersama mitra NGO Yayasan Jarimatika (Ibu Profesional), anak-anak dari kelompok bermain diajak memahami pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah, mengurangi limbah, serta menjaga lingkungan melalui kegiatan storytelling dan permainan edukatif. Mereka juga diperkenalkan pada kebiasaan menabung dan pengelolaan sumber daya secara bijak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran manajemen Generali Indonesia, di antaranya President Director and CEO Rebecca Tan, Director and Chief Agency Officer Jutany Japit, Chief Product Management and Marketing Officer Jong Wie Siu, serta Chief of Staff Pramudhana Angga P. Puluhan karyawan dan tenaga pemasar Generali Indonesia juga berpartisipasi sebagai relawan dalam kegiatan tersebut.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan keberlanjutan di masa depan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Indonesia menghasilkan sekitar 144.349 ton sampah per hari, sementara sebagian besar sampah masih belum terkelola secara optimal.
Di sisi lain, perubahan iklim juga menjadi tantangan serius bagi anak-anak. UNICEF menyebut anak-anak sebagai salah satu kelompok yang paling terdampak perubahan iklim sekaligus memiliki peran penting dalam mendorong perubahan di masa depan.
Indonesia tercatat berada di peringkat ke-46 dari 163 negara dalam Children’s Climate Risk Index, yang menunjukkan tingginya risiko yang dihadapi anak akibat banjir, kekeringan, dan polusi.
Melalui kegiatan tersebut, Generali Indonesia berupaya membangun kesadaran anak bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari.
Edukasi mengenai pengelolaan finansial juga diberikan sebagai bagian dari pembelajaran tentang bagaimana mengelola sumber daya secara bijak dan bertanggung jawab.
Langkah tersebut dinilai relevan dengan kondisi literasi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia tercatat sebesar 66,46 persen. Kelompok usia muda juga masih menjadi salah satu kelompok dengan tingkat literasi keuangan yang relatif rendah.
President Director and CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan, mengatakan edukasi sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Sejalan dengan semangat Empowering Lives and Dreams, kami percaya bahwa membangun masa depan diwujudkan melalui perlindungan finansial sekaligus upaya membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir yang mendukung mereka berkembang secara optimal,” ujarnya.
Menurut Rebecca, keberlanjutan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang bijak sejak dini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu mewujudkan potensinya serta memberikan dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan di masa depan,” lanjutnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen The Human Safety Net, gerakan global Generali yang bertujuan membantu individu, keluarga, dan komunitas dari kelompok rentan untuk mengembangkan potensi serta membangun masa depan yang lebih baik.
Di Indonesia, sejak 2018, The Human Safety Net telah menjangkau lebih dari 40.000 anak dari keluarga rentan melalui berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada penguatan kapasitas keluarga dan pengembangan potensi anak.
Secara global, gerakan ini telah hadir di 25 negara dan memberikan dampak kepada lebih dari 1,3 juta orang melalui dua program utama, yakni For Families dan For Refugees.
Melalui edukasi yang menggabungkan kepedulian lingkungan dan literasi finansial, Generali Indonesia berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang lebih sadar terhadap keberlanjutan, cerdas dalam mengelola sumber daya, serta siap menghadapi tantangan masa depan secara bertanggung jawab. (*)

