JKN-KIS Lengkapi Kebahagiaan Ziah

  • Whatsapp
JKN-KIS Lengkapi Kebahagiaan Ziah
Narasumber : Ziah Ulfa Saibah

Kendari, Upeks.co.id – Menjadi seorang ibu membuat Ziah Ulfa Saibah (29) menjadi sangat gembira. Warga Desa Mata Langara, Kecamatan Wawonii Barat ini dikaruniai seorang putri yang lahir di salah satu rumah sakit swasta Kota Kendari, tepat di hari yang sama saat Jamkesnews berkunjung di rumah sakit tersebut.

Tinggal di wilayah kepulauan dengan keterbatasan fasilitas kesehatan membuat Ziah harus mengakses transportasi laut selama 4 jam perjalanan untuk sampai di rumah sakit rujukan dari Puskesmas terdaftar. Ziah merupakan seorang istri dari PNS Daerah yang membuatnya secara otomatis terdaftar menjadi tanggungan peserta JKN-KIS pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak kelas I berdasarkan golongan kepangkatannya.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan kartu JKN-KIS untuk bersalin. Awalnya saat pemeriksaan kandungan dokter telah menyampaikan bahwa akan lahiran dengan proses operasi caesar karena kondisi mata minus yang sangat berisiko, apabila mengejan terlalu kuat saat bersalin normal maka tekanan yang timbul di mata dapat merobek retina,” ucap Ziah.

Ia mengakui telah mempersiapkan sejak awal terkait biaya yang mungkin akan dikeluarkan, dan pada akhirnya ia pun bisa bernapas lega karena semua biaya persalinannya menjadi tanggungan dari BPJS Kesehatan.

“Kami telah mempersiapkan segala kemungkinan termasuk apabila harus menjadi pasien umum karena operasi caesar biayanya cukup mahal. Namun ternyata saat membuat pernyataan kesediaan tindakan operasi, biaya sudah menjadi tanggungan dari BPJS Kesehatan yang rasanya jika dihitung dengan potongan gaji setiap bulan nominalnya masih sangat jauh lebih besar dari iuran yang kami berikan,” tambahnya.

Mendapatkan jaminan biaya pelayanan membuat Ziah sangat lega karena dapat mengalihkan anggaran persiapan persalinan menjadi tabungan untuk masa depan si kecil. Ia tak ragu untuk menyampaikan kepada orang lain tentang manfaat Program JKN-KIS, khususnya para calon ibu kelak.(jamkesnews)

Pos terkait