ITLA Komitmen Kembangkan SDM Pariwisata di Sulsel

  • Whatsapp
ITLA Komitmen Kembangkan SDM Pariwisata di Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Indonesian Tour Leader Association (ITLA) hadir menjadi wadah para tour leader di Indonesia, untuk mencapai standar kompetensi maupun meningkatkan skill dan pengetahuan terkait dengan kepariwisataan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua umum DPP ITLA, Tetty DS Ariyanto saat membuka Musda I DPD ITLA Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kampus Nitro IBK, Makassar, secara virtual.

Bacaan Lainnya

Musyawarah Daerah ini mengusung tema “Tour Leader Unggul, Pariwisata Indonesia Maju” bertujuan untuk membentuk kepengurusan di tingkat daerah, di wilayah Indonesia Timur khususnya.

Tetty DS Ariyanto mengatakan, musyawarah daerah ini, dengan pengembangan SDM Pariwisata bisa di daerah, utamanya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) akan semakin baik. Tentunya, pemerataan pembangunan SDM juga bisa tercapai dengan baik.

“Kami ingin pengetahuan dan pengalaman profesional yang diperoleh para tour leader saat bertugas di berbagai penjuru negara di dunia, dimanfaatkan untuk mendorong dan membantu perkembangan pariwisata di Indonesia, di Sulawesi Selatan khususnya,” ungkapnya.

“Bersama pemerintah, pemangku kepentingan, serta institusi pendidikan pariwisata meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada,” tambahnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 adalah kesempatan emas organisasi memperkuat komitmen dengan memberdayakan seluruh sumber daya ITLA yang berisikan kumpulan ahli di bidang perjalanan wisata.

“Organisasi ITLA usianya masih remaja, namun dewasa dalam komitmen dan aksi penjaminan mutu profesi perjalanan wisata sebagai pilar penting pembangunan kepariwisataan Nasional maupun Internasional,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda DPD ITLA Sulawesi, Ratu Noorita Achmad mengatakan, membentuk kepengurusan di wilayah Indonesia Timur sudah cukup lama, hingga Anggota ITLA di Makassar merespon dengan antusias.

Kata dia, dampak pandemi tidak menyurutkan semangat mereka. Setelah enam bulan berkomunikasi dengan pengurus pusat di Jakarta, MUSDA bisa terealisasi.

“Kami butuh waktu dua bulan untuk persiapan Musda ini, itu termasuk beberapa kali penundaan karena dampak pandemi. Kami bersyukur bisa terselenggara dengan baik, walaupun secara hybrid,” pungkasnya.

Dikatakan, hadirnya DPD ITLA Sulawesi Selatan diharapkan bisa menghadirkan program pengembangan pariwisata khususnya dibidang sumber daya manusia bukan hanya di wilayah Sulawesi Selatan, namun juga di seluruh Sulawesi, bahkan di wilayah Indonesia Timur. (Mita)

 

Pos terkait