Utamakan Kepuasan Peserta, BPJS Kesehatan Makassar Evaluasi Pelayanan Gigi

  • Whatsapp

Utamakan Kepuasan Peserta, BPJS Kesehatan Makassar Evaluasi Pelayanan Gigi

Makassar, Upeks.co.id- BPJS Kesehatan Cabang Makassar melaksanakan pertemuan monitoring dan evaluasi pelayanan gigi dengan tema “Pelayanan Kesehatan dengan Prinsip Kendali Mutu Kendali Biaya untuk Mencapai Kepuasan Peserta JKN”, Senin (28/06). Kegiatan ini dihadiri oleh direktur rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, dokter gigi, dan Tim Teknis Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E. L. Borotoding, mengatakan bahwa pertemuan ini dilakukan untuk mencari solusi untuk meningkatkan pelayanan peserta JKN-KIS terkait pelayanan gigi di rumah sakit.

“Meningkatnya jumlah rujukan peserta dari FKTP terkait pelayanan gigi menjadi fokus utama kami dalam pertemuan ini sebagai bentuk pengendalian mutu dan biaya pelayanan. Untuk itu kita perlu mencari jalan keluar bersama, agar peserta bukan hanya tetap dapat dilayani dengan baik tapi juga memperhatikan tarif pelayanan rujukan gigi dan mulut. Rumah sakit diwajibkan melaksanakan pelayanan kesehatan mengacu kepada regulasi yang berlaku, dengan memastikan kasus yang ditangani di rumah sakit adalah kasus spesialistik,” kata Greisthy.

Greisthy menambahkan, surat kontrol yang dikeluarkan oleh pihak Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) harus diisi dengan lengkap. Demikian juga pada pelayanan gigi yang dilakukan. FKRTL perlu memiliki rekam medik yang lengkap dengan odontogram. Proses rujuk balik pun harus dilakukan apabila kasus sudah bisa ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Ada FKTP yang memang tidak bisa melayani, tapi ada juga yang bisa. Standarnya tidak bisa disamakan karena memang perlengkapan di klinik pun berbeda. Tapi untuk kasus emergency yang mengancam nyawa pasti wajib dilayani untuk itulah rujukan horizontal menjadi solusi dalam menunjang pelayanan gigi. Masalahnya adalah terkadang peserta menganggap kondisinya emergency, padahal belum tentu,” kata Greisthy.

Sekretaris TKMKB Cabang Makassar, drg. Eka Erwansyah berharap dengan kegiatan evaluasi rutin ini akan memastikan kualitas pelayanan sesuai dengan panduan yang berlaku.

“Harapannya kegiatan ini dapat lebih mengoptimalkan peran TKMKB di RS. Kegiatan evaluasi rutin di rumah sakit secara berkala sebaiknya dilakukan demi memastikan praktik klinis pelayanan gigi sesuai dengan Keputusan Menkes RI No: HK.02.02/MENKES/62/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Gigi,” tuturnya.

Ia berharap ke depannya setiap FKTP bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memiliki standar yang sama terkait perlengkapan penunjang pelayanan gigi yang harus disediakan oleh setiap mitra BPJS kesehatan dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat menekan tingkat rujukan di FKTRL. Begitu pula pada rujukan horizontal, setiap peserta JKN-KIS segera mendapatkan pelayanan gigi dengan mudah dan aman.(jamkesnews)

Pos terkait