Warga Kolaka Terkonfirmasi Positif Semakin Meningkat

Warga Kolaka Terkonfirmasi Positif Semakin Meningkat
ISOLASI. Sikim Kolaka tempat dilakukan isolasi bagi warga terkonfirmasi positif. (foto: pilips/upeks)
Warga Kolaka Terkonfirmasi Positif Semakin Meningkat

ISOLASI. Sikim Kolaka tempat dilakukan isolasi bagi warga terkonfirmasi positif. (foto: pilips/upeks)

KOLAKA,UPEKS.co.id—Warga Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terkonfirmasi positif setiap  hari semakin meningkat.

Tercatat, Rabu (9/12/20) warga Kolaka yang terkonfirmasi positif baru sebanyak 12 orang, sehingga total warga  Kolaka sudah terkonfirmasi positif sudah mencapai 580 orang sejak pandemi virus corona merebak.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan juru bicara (jubir) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kolaka Sultra, Dokter Muh Aris  saat menyampaikan 12 orang terkonfirmasi positif baru telah didominasi warga Pomalaa sejumlah 8 orang.

Warga terkonfirmasi baru tersebut jubir merinci yaitu, seorang pria warga Kelurahan Dawi Dawi, wanita (27)  warga Desa Pesouha, wanita (37) warga Dawi Dawi, wanita (16) warga Dawi Dawi, pria (16) warga Dawi Dawi,  wanita (40) juga warga Dawi Dawi, pria (12) warga Kelurahan Kumoro dan pria (46) warga Kelurahan Pomalaa.

Sementara seorang balita pria (4) warga Kelurahan Ngapa Kecamatan Wundulako, seorang wanita (33) warga  Desa Puubenua Kecamatan Baula, dan seorang wanita (54) warga Desa Kukutio Kecamatan Watubangga.

“Semua yang terkonfirmasi positif baru ini sudah dilakukan isolasi di Sikim Kolaka, sehingga total yang  terkonfirmasi sebanyak 580 orang,”ungkap Aris.

Sementara yang dinyatakan sembuh baru mencapai 496 orang, ada 7 orang pasien sementara dirawat di rumah  sakit Bahteramas Kendari, 3 orang dirawat di rumah sakit Benyamin Guluh Kolaka, 1 orang di rumah sakit Unaaha  dan 67 orang sementara diisolasi di Sikim Kolaka.

Pasien suspek discarded sebanyak 229 orang, dan suspek dipantau 4 orang pasien. Pasien Covid-19 yang  meninggal dunia 6 orang dan 9 orang meninggal probable.(pil)

Pos terkait