Pandemi, Penjualan Rumah GMTD Naik

  • Whatsapp
Pandemi, Penjualan Rumah GMTD Naik

Pandemi, Penjualan Rumah GMTD Naik

Makassar, Upeks–Penjualan rumah PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) selama masa Pandemi 2020 ini dinilai jauh lebih baik dibanding 2019.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Direktur PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), Iqbal Farabi saat berdiskusi dengan redaksi Harian Ujungpandang Ekspres, Kamis (19/11/2020).

“Selama 2020 ini pencapaian penjualan kami jauh lebih baik dari 2019 lalu,” ujarnya.

Menurutnya, pengaruh negative pandemi Covid-19 dalam pemasaran properti, khususnya di GMTD tidak begitu terasa. Malah sebaliknya, pihaknya mengatakan pertumbuhan penjualan yang lebih baik.

Selama pandemi ini, pihaknya melancarkan strategi pemasaran yang benar-benar dilakukan tanpa melakukan tatap muka dengan calon user.

“Kami srjak 2019 sudah melakukan pelatihan kepada marketing-marketing Kita untuk membuat conten-conten pemasaran yang memanfaatkan media sosial,” ujarnya.

Dia mengatakan, dengan memanfaatkan media sosial, terbukti mampu mendongkrak penjualan produk sekaligus mampu
menekan biaya-biaya pemasaran.

“Di satu sisi ada kenaikan biaya untuk pwmbwlian hand sanitizer dan lain-lain. Tapi di sisi lain juga ada pengurangan biaya, seperti biaya pemasaran karena Kita tidak perlu mengumpulkan orange dalam jumlah yang besar,” ujarnya.

Selain itu, data beli properti masyarakat di Makassar juga masih tunggi.

“Minat daya beli rumah tinggal di masa pandemi masih tinggi. Terbukti, penjualan kami masih menunjukan pertumbuhan yang positif jika dibandingkan diperiode yang sama pada tahun sebelumnya,” terangnya.

Apalahi tingkat suki binga perbaikan saat ini sangat rendah. “Jadi masyarakat lebih memilih membeli properti yang nilainya terus Naik dibanding menyimpanbuangnya di bank yang bunganya sangat rendah,” katanya.

Bahkan kata dia, GMTD secara terus menerus meluncurkan hunian terbaru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di masa pandemi.

“Baru-baru ini kami memasarkan Bouvardia Estate dan penjualannya sold out,” imbuhnya. (a)

Pos terkait