Operasi Yustisi, TNI – Polri dan Satpol PP Jaring 287 Warga

  • Whatsapp
Operasi Yustisi, TNI - Polri dan Satpol PP Jaring 287 Warga

Operasi Yustisi, TNI - Polri dan Satpol PP Jaring 287 Warga

SELAYAR.UPEKS.co.id- Operasi Yustisi dengan menurunkan tim gabungan TNI- Polri dan Satpol PP sasar beberapa lokasi yang dianggap rawan penyebaran Covid- 19. Diantaranya pasar Bonea, cafe, warung kopi, rumah makan, pusat pertokoan, pelabuhan, dan Bandara Aroeppala, Senin (21/9/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam operasi tersebut, tim gabungan TNI- Polri dan Satpol PP menjaring 287 masyarakat yang didapatkan melanggar tidak mematuhi protokol kesehatan.

Diantaranya 225 orang dalam bentuk teguran lisan dan 62 orang teguran tertulis.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, MH. melalui Paur Subbag Humas, Ipda Hasan mengatakan, sesuai hasil data jumlah masyarakat yang ditemukan melanggar protokol kesehatan covid 19 sebanyak 287 dari jumlah pelanggar protokol kesehatan yang diberi teguran diantaranya teguran lisan 225 orang dan teguran tertulis 62 orang.

Tidak hanya itu, giat serupa juga rutin dilaksanakan oleh jajaran Polsek baik didaratan dan Kepulauan dengan memberikan teguran lisan dan tertulis kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa, Ops Yustisi ini setiap hari dan malam hari dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangam (3M) guna memutus penyebaran pandemi virus corona.

” Kepada pelanggar protokol kesehatan, itu kita belum berikan tindakan berupa sanksi sosial atau denda karna saat ini masih tahap sosialilsasi,” tambahnya.

Olehnya itu, jika ditemukan masyarakat tidak memakai masker maka diberikan teguran lisan supaya memakai masker dan juga teguran tertulis apabila pelanggar sudah pernah ditegur secar lisan, termasuk pemilik usaha yang ditemukan ada karyawan dan pengunjung tidak memakai masker, tidak menjaga jarak dan berkerumunan, ujarnya. (Sya)

Pos terkait