GOWA, UPEKS.co.id– Pasar Rakyat Balang-balang terletak di Jalan Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu,
Kabupaten Gowa yang dibuka hanya tiga kali dalam seminggu rencananya akan dibuka setiap hari.
Kadis perdagangan dan Perindustrian (Perdastri) Kabupaten Gowa, Andi Sura Suib mengatakan hal tersebut diberlakukan setelah dirinya melakukan peninjauan langsung aktifitas pasar tersebut. Selain itu, kebijakan ini juga sesuai permintaan para pedagang yang menginginkan berjualan setiap hari.
“Kami memang berencana akan membuka Pasar Rakyat Balang-balang setiap hari, itu sesuai dengan permintaan beberapa pedagang,”Jelas Andi Sura, yang ditemui diruang kerjanya, Selasa (10/3/2020).
Ia menjelaskan sebelum memberlakukan kebijakan tersebut, pihaknya mengaku terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi kepada para pedagang pada awal bulan April nanti.
“Insya Allah mulai bulan depan kita mulai sosialisasi kepada seluruh pedagang. Selain menyampaikan secara lisan, kita juga akan memasang spanduk di area pasar untuk memberitahukan pedagang dan masyarakat,”ungkapnya.
Menurutnya pula, pasar Balang-balang memang sudah layak dibuka setiap hari untuk berjualan, alasannya karena pasar induk tersebut telah menjadi pusat keramaian dikarenakan pertumbuhan perumahan sangat pesat di Kecamatan Bontomarannu.
“Antusias warga sangat tinggi untuk berbelanja di pasar tersebut, mungkin kebutuhan masyarakat juga tinggi untuk berbelanja. Alasannya juga pasar ini dekat dengan pemukiman warga dan ada juga kampus Unhas di dekatnya,”kata Kadis Perdastri.
Selain itu kata Andi Sura, jika pasar ini juga dibuka setiap hari nanti akan memudahkan masyarakat juga untuk dapat berbelanja kapan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan dapur.
Salah seorang pedagang bahan pecah belah, Hairun mengaku sangat mendukung kebijakan Pemkab Gowa membuka pasar tersebut setiap hari.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur kalau pasar ini dapat dibuka setiap hari. Dari mengamatan saya memang warga yang berbelanja dipasar itu sangat tinggi,”ungkapnya.
Diketahui pasar Balang-balang tersebut barus saja dilakukan revitalisasi oleh pemerintah kabupaten Gowa pada tahun 2019 lalu. Pemkab Gowa melalui Disperdastri menyiapkan sebanyak 200 Losd dan 20 kios untuk para pedagang yang akan berjualan. (Sofyan).




