Husler Minta Panwascam Jaga Integritas dan Optimalkan Pengawasan Pilkada

  • Whatsapp
Husler Minta Panwascam Jaga Integritas dan Optimalkan Pengawasan Pilkada

Makassar, Upeks.co.id–Sebanyak 33 Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2020 resmi dilantik. Pelantikan Panwascam ini digelar di Hotel I Lagaligo, Desa Puncak Indah Malili, Minggu (22/12/ 2019).

Dalam sambutan Pimpinan Bawaslu RI yang dibacakan oleh Asriadi mewakili Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menghimbau agar Panwascam menjaga marwah lembaga Bawaslu dengan menjaga prinsip Soliditas, Integritas, Mental, dan Profesional.

Bacaan Lainnya

“Baru tahun ini proses perekrutan Panwascam tahun ini yang menggunakan metode CAT. Ini pertanda kesungguhan Bawaslu untuk mendapatkan penyelenggara yang berintegritas, karena dengan penyelenggara yang berintegritas akan menghasilkan Pemilu yang berintegritas, dan Pemilu yang berintegritas akan menghasilkan pemimpin yang berintegritas pula,” ujar Asriadi.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rahman Atja mengungkapkan bahwa, total jumlah Panwascam yang dilantik dan di ambil sumpahnya dalam kegiatan ini berjumlah 33 orang yang tersebar di 11 kecamatan.

Bawaslu mendahului pembentukan Panwascam dari pada PPK, 33 orang yang dilantik hari ini adalah bahagian dari 1.2621 orang sebagai bagian Panwascam se-Indonesia.

“Anggota Panwascam yang telah dilantik hari ini adalah orang-orang terbaik merupakan hasil dari seleksi yang ketat,” kata Rahman.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler dalam sambutannya mengatakan, Pemilu sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat, sekaligus sarana aktualisasi partisipasi masyarakat dan pemegang kedaulatan dalam menentukan jabatan publik, harus menempatkan masyarakat sebagai subjek. Termasuk dalam mengawal integritas Pemilu, salah satunya melalui Pengawasan Pemilu.

“Pengawas Pemilu memiliki tugas dan kewenangan yang lebih kompleks. Karena Pengawas Pemilu merupakan lembaga resmi yang dibentuk oleh Negara dan memiliki tugas khusus untuk melakukan Pengawasan Pemilu. Tidak hanya memiliki kewenangan untuk mengawasi proses penyelenggaraan di tiap tahapan Pemilu, namun Pengawas Pemilu juga memiliki kewenangan untuk menyatakan kesahan dan keabsahan dari tahapan Pemilu, sejak proses persiapan sampai proses penetapan hasil Pemilu,” ujar Husler.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, tidak lama lagi kita akan memasuki tahapan perhelatan demokrasi di Kabupaten Luwu Timur yakni Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2020. Harapan kita semua semoga pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Tahun 2020 dapat berjalan aman tanpa ada kendala yang berarti.

Saya perlu ingatkan bahwa pengawasan yang baik terhadap Pemilu berarti menjaga integritas Pemilu yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan sebuah instrument pengawasan yang mampu memberikan jaminan legitimasi demokratis dari pelaksanaan Pemilu.

Terakhir, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan se-Kab. Luwu Timur yang telah terpilih untuk mengawal agenda pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2020.

“Saya mengharapkan Kepada Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan dapat mewujudkan Pemilu yang berintegritas menjalin sinergi dengan Pemerintah Daerah diseluruh tingkatan, Aparat Keamanan dan instansi yang terkait,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini turut pula dihadiri Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala OPD, Ketua KPU Luwu Timur. (Citizen reporter: Ryan-Diskominfo)

Pos terkait