Mahasiswa KKN Tematik Unhas Kembali ke Kampus

  • Whatsapp

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Kembali ke Kampus

LUTIM.UPEKS.co.id—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang  102 yang melakukan KKN di Luwu Timur selama 40 hari, secara resmi dilakukan penarikan hari ini, Sabtu  (17/08/2019).

Bacaan Lainnya

Penarikan Mahasiswa KKN tematik ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Lutim, di Malili, yang juga  dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler, Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, Staf Ahli  Hukun dan Pemerintahan, H. Budiman, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Satri dan Camat Towuti,  Alimuddin Natsir.

Acara penarikan diawali laporan Kordinator Mahasiswa KKN Tematik, Dr. Ir. Syarifuddin M. mengatakan sangat  berterima kasih karena Pemerintah Kab. Luwu Timur sangat membantu pelaksanaan KKN Unhas selama 40 Hari  di Luwu Timur.

Syarifuddin mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi kedepannya terkait pelaksanaan KKN  yang pertama ini merupakan awal kehidupannya, mudah-mudahan bisa berlanjut untuk beberapa tahun ke depan.Berdasarkan analisis dan evaluasi yang telah kami lakukan, memang pada prinsipnya gelombang pertama ini adalah hal yang pertama bagaimana adik-adik mahasiswa mengumpulkan data potensi yang bisa dikembangkan di setiap lokas.

Tentunya, tidak terlepas dari program kerja yang ada, program pengembangan kawasan yang kebetulan ada
empat kawasan pengembangan yang ditempati adik-adik mahasiswa selama kurang lebih 40 hari.

Mahasiswa KKN Tematik Unhas ini disebar di beberapa kecamatan, dimana mereka melakukan KKN selama 40
hari terhitung sejak pelepasan dengan menempati beberapa lokasi sesuai dengan bidang studinya masing-  masing.

Sementara Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan, sangat berterima  kasih karena Luwu Timur diberi kepercayaan sebagai tempat Mahasiswa Unhas untuk melakukan KKN.

“Saya sangat berharap kalian dapat memanfaatkan ilmu yang kalian dapatkan pada saat proses KKN selama 40  hari. Kami tunggu gelombang selanjutnya,” tutup Husler.

Di Akhir acara, dilakukan pemberian cinderamata dari Universitas Hasanuddin kepada Bupati Luwu Timur. (citizen
report/hms).

Pos terkait