ENREKANG, UPEKS.co.id — Sebanyak 100 juta anggaran digelontorkan BAZNAS Enrekang untuk biaya sunatan massal yang pelaksanaannya akan berlangsung pada tanggal 26 – 27 Juni 2019.
Kegiatan Baznas ini menggandeng Dinas Kesehatan Kab. Enrekang dan menggetakkan seluruh Puskesmas yang ada di Enrekang sebagai tempat berlangsungnya sunatan massal yang menyasar pada anak – anak fakir miskin.
Komisioner Baznas Enrekang Baharuddin mengatakan, pihaknya terus membangun empati dan semangat tolong menolong, bantu membantu (TOBANA).
” Kegiatan khitanan massal kali ini, Kami berharap semua berfikir sosial dan niat amal ibadah pada kegiatan sunatan massal ini. Kita mau maksimal pesertanya dan penerima manfaatnya terutama para fakir miskin tidak bermasalah alat reproduksi kesehatannya kelak di kemudian hari”. Kata Bahar.
Ia mengatakan jumlah yang akan disunat berkisar 700 sampai 1000 anak yang tersebar diseluruh pelosok Kabupaten Enrekang mulai dari SD, SMP sampai SMA. Kegiatan sunatan massal ini dilakukan dengan memanfaatkan hari libur sekolah dan akan dilakdanakan dimasing – masing Puskesmas yang ada di 12 Kecamatan di Enrekang.
” Pada Kegiatan Bakti sosial sunnatan massal ini, kita berharap full partisipasi semua komponen termasuk medis dan perawat, biaya yang ada hanya untuk biaya obat, biaya alat, biaya makan minum di lokasi. Tidak ada untuk honor medis dan perawat . Karena itu kita ingin maksimalkan untuk penerima manfaatnya”. Kata Bahar.
Sementara itu pihak rumah sakit umum daerah Massenrempulu mendukung dan mengapresiasi rencana tersebut.” Kami siap mendukung dengan segala tenaga dan peralatan yang kami punya, ini memang biasa kami lakukan bakti sosial kerjasama asosiasi ikatan dokter indonesia, ikatan perawat, dan berbagai asosiasi lingkup kesehatan. Ujar Kepala Bidang Penunjang Sarana Prasarana rumah sakit Massenrempulu Lapananrang Mustafa. (Sry)




