MAROS, Upeks.co.id – Masa libur sekolah membawa dampak positif bagi Kawasan Wisata Alam Bantimurung, Kabupaten Maros. Dalam tiga pekan terakhir, pendapatan dari penjualan tiket masuk mendekati Rp400 juta, bahkan melampaui perolehan saat libur Idul Adha.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan tingginya kunjungan wisatawan selama libur sekolah menjadi salah satu pendorong meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
“Selama tiga minggu terakhir, pendapatan Bantimurung sudah berada di kisaran Rp300 juta dan hampir menyentuh Rp400 juta,” kata Suwardi, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, rata-rata jumlah pengunjung selama libur sekolah mencapai lebih dari 1.000 orang setiap hari. Bahkan, pada hari-hari tertentu, jumlah wisatawan membludak hingga sekitar 2.400 orang.
“Kalau yang paling rendah selama libur sekolah tetap sekitar 600 pengunjung per hari,” ujarnya.
Suwardi menilai lonjakan kunjungan dipengaruhi kebijakan pemberian tarif khusus bagi pelajar selama masa liburan. Kebijakan tersebut dinilai efektif menarik minat wisatawan, terutama dari kalangan pelajar dan keluarga.
“Kami melihat penurunan harga tiket menjadi salah satu faktor yang membuat minat pelajar untuk berkunjung meningkat,” katanya.
Ia memperkirakan pelajar menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari total kunjungan harian selama periode libur sekolah. Adapun puncak kunjungan terjadi setiap akhir pekan, khususnya pada Sabtu dan Minggu.
Selama program berlangsung, tiket masuk bagi pelajar dipatok Rp15 ribu pada hari biasa dan Sabtu, sedangkan pada Minggu sebesar Rp20 ribu.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M Ferdiansyah, menyebut realisasi PAD Disparpora hingga saat ini telah mencapai Rp1,70 miliar atau 133,75 persen dari target sebesar Rp1,2 miliar.
Salah seorang pelajar asal Kabupaten Pangkep, Aisyah (16), mengaku memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata ke Bantimurung bersama teman-temannya. Menurutnya, tarif khusus pelajar membuat biaya liburan menjadi lebih hemat.
“Dengan harga tiket yang lebih murah, kami bisa liburan bersama tanpa mengeluarkan biaya besar. Bantimurung juga memang menjadi tempat yang pas untuk menghabiskan libur sekolah,” katanya.(alfi)

