JENEPONTO, UPEKS.co.id – KPUD Kabupaten Jeneponto membentuk Relawan Demokrasi untuk meningkatkan
kesukarelaan masyarakat dalam menyukseskan Pemilu 2019. Mereka akan membantu KPU dalam
mensosialisasikan agenda pemilu.
Anggota KPU Jeneponto Divisi SDM dan Parmas Samsuddin mengatakan, Relawan Demokrasi dibentuk untuk meningkatkan kualitas proses pemilu dengan melibatkan peran masyarakat dalam agenda pemilu dan demokrasi. Selain itu perannya diharapkan akan meningkatkan partisipasi pemilih.
“Dengan demikian kepercayaan publik terhadap hasil pemilu akan meningkat,” katanya, Kamis (17/1/2019).
Menurutnya, sasaran sosialisasi dan pendidikan pemilih yang dilakukan Relawan Demokrasi meliputi sebelas basis pemilih, yakni keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, kaum marjinal, komunitas, keagamaan, dan warga internet.
Terkait dengan basis warga internet, lanjut Samsuddin, hal itu bukannya tanpa alasan. Peningkatan akses informasi menggunakan internet terus bertambah setiap tahun. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2016, pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 132,7 juta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 persen dari pengguna internet Indonesia paling sering mengakses internet dari perangkat bergerak atau gawai.
“Hal ini tentu menjadi perhatian kami dalam upaya melakukan sosialiasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat atau pemilih. Saat ini KPUD Jeneponto menerima pendaftaran sebanyak 86 orang, sedangkan yang dibutuhkan sebanyak 55 orang yang dibagi dalam sebelas segmen dan setiap segmen berjumlah 5 orang,” jelas Samsuddin.
Karena itu KPU Jeneponto membuka kesempatan bagi masyarakat termasuk pemilih muda untuk berperan aktif dalam menyukseskan pemilu 2019 yang akan menjadi pemilu bersejarah di negeri ini dengan bergabung menjadi Relawan Demokrasi.
“Kegiatan perekrutan relawan demokrasi sudah berlangsung pendaftaran dari tanggal 10 sampai dengan 15 Januari. Sedangkan tes wawancara tanggal 16 sampai 17 Januari. Jadi sudah dua hari sejak kemarin berlangsung tes wawancara dan Insya Allah besok pengumumannya”, tandasnya. (Lau)




