Baubau, Upeks.co.id — Pemerintah Daerah Kota Baubau terus berkomitmen untuk mendorong terwujudnya Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat di Kota Baubau. Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, pada Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Kota Baubau ke-481, Senin (17/10).
“Saat ini, secara keseluruhan di Kota Baubau total penduduk di tahun 2022 sebesar 159.073 jiwa, dengan penduduk yang sudah terdaftar di Program JKN 144.844 jiwa atau 91%. Artinya, masih ada 9% yang akan menjadi tugas kita bersama seluruh jajaran pemangku kepentingan di Baubau untuk menuju UHC di tahun ini,” tegasnya.
Monianse menyampaikan bahwa untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang menjadi impian rakyat, termasuk masyarakat di Baubau, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, perlu ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Baubau adalah salah satu kota yang sedang berkembang, juga merupakan daerah tol laut yang menjadi penghubung di wilayah Indonesia Timur. Sudah tentu hal tersebut menjadi pendorong dalam perkembangan ekonomi masyarakat yang mana dapat memberikan dampak positif pada di bidang kesehatan,” jelas Monianse.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Andri Nurcahyanto mengatakan dukungan seluruh stakeholders dapat dimulai dengan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Program JKN.
“Saya berharap Kota Baubau dapat mencapai UHC lebih cepat dari waktu yang kita tetapkan. Kami terus berupaya untuk memenuhi kewajiban kami sebagai penyelenggara Program JKN diantaranya pengembangan berbagai inovasi pelayanan seperti penggunaan antrean online di fasilitas kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, serta optimalisasi penagihan iuran melalui tellecellection dan kader JKN yang ada di Kota Baubau,” ujarnya.
Di samping itu, lanjutnya, pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan khususnya tenaga kesehatan yang kompeten di Baubau sangat kita butuhkan. Selain peningkatan jumlah peserta, kualitas layanan yang bermutu perlu kita perhatikan demi kepuasan peserta JKN di Kota Baubau.
Andri menambahkan, pihaknya juga berupaya dalam membantu pemerintah daerah guna peningkatan kepesertaan JKN. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, diantaranya advokasi kepada para pelaku usaha yang ada di Baubau agar senantiasa memenuhi kewajibannya untuk mendaftarkan seluruh karyawan beserta anggota keluarganya menjadi peserta JKN.(ap/an)

