Triwulan III, Makassar Catatkan Investasi Rp4,09 Triliun

Triwulan III, Makassar Catatkan Investasi Rp4,09 Triliun

MAKASSAR, UPEKS.CO.ID— Kota Makassar mencatatkan raihan investasi sebesar Rp Rp4,09 triliun hingga triwulan III 2025. Capaian investasi tersebut berdasarkan kegiatan penanaman modal di Kota Makassar pada rentang Januari-September 2025.

Triwulan III, Makassar Catatkan Investasi Rp4,09 Triliun

Bacaan Lainnya

“Realisasi investasi hingga triwulan III atau periode Januari hingga September sebesar Rp4,09 triliun,” kata Mario Said, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Kamis (6/11/2025).

Mario mengatakan, capaian investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Makassar. Raihan ini meningkat sekitar 60,39 persen atau Rp1,54 triliun dibanding triwulan III 2024 dengan realisasi Rp2,55 triliun.

Dimana, realisasi PMDN masih menjadi penyumbang terbesar investasi. Secara rinci, realisasi PMDN triwulan III 2025 mencapai Rp3,22 triliun. Sementara raihan PMA sebesar Rp878,98 miliar.

Menurutnya, peningkatan realisasi investasi di Kota Makassar seiring dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang melakukan penanaman modal. “Jumlah perusahaan yang berinvestasi sebanyak 1.774 perusahaan, sementara periode yang sama pada 2024 hanya 900 perusahaan,” kata Mario.

Perusahaan-perusahaan tersebut menanamkan investasi pada berbagai sektor bisnis. Ada lima sektor bisnis yang menjadi primadona. Kelima sektor terdiri dari bisnis perumahan, kawasan industri dan perkantoran yang menyumbang investasi Rp983,66 miliar, transportasi gudang dan telekomunikasi Rp673,33 miliar.

Lalu, sektor jasa lainnya dengan realisasi investasi Rp627,49 miliar, perdagangan dan reparasi Rp582,75 dan sektor usaha hotel dan restoran dengan capaian penanaman modal sebanyak Rp389,03 miliar.

Mario menekankan, Pemkot Makassar akan terus berupaya menjadi iklim investasi yang kondusif di Kota Makassar. Hal tersebut bertujuan agar investor tertarik melakukan penanaman modal. “Kita terus berupaya menjaga iklim investasi sehingga semakin banyak investor yang masuk,” katanya.

Peningkatan investasi juga menjadi perhatian khusus Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Munafri menekankan pentingnya menciptakan ekosistem investasi yang inklusif. Ia tidak menginginkan investasi hanya dinikmati segelintir pihak, melainkan harus melibatkan masyarakat lokal dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kita mau investasi berdampak langsung ke masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi warga Makassar. Ini bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga soal keadilan sosial,” kata Appi, sapaan Munafri.

Karena itu, Pemkot Makassar akan mendukung penuh dengan menyiapkan regulasi yang aman dan menciptakan iklim investasi yang ramah. “Silakan datang ke Makassar. Pemerintah akan mendukung semua investasi yang ingin dibangun,” kata Appi. (rul)