Teror Busur Kembali Menghantui Warga Makassar, Pemotor Melintas di Jl Andi Tonro Nyaris Jadi Korban

Teror Busur Kembali Menghantui Warga Makassar, Pemotor Melintas di Jl Andi Tonro Nyaris Jadi Korban
Oplus_131072

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Aksi teror busur kembali merajalela dan menghantui warga Makassar. Seorang pengendara motor, nyaris jadi korban pembusuran yang dilakukan orang tak dikenal (OTK).

Pemotor yang diketahui bernama Ilham (30), nyaris jadi korban pembusuran saat melintas di Jl Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Makassar, sekitar pukul 18.18 Wita.

Bacaan Lainnya

Ilham menceritakan, sebelum kejadian dirinya tambal ban di Jl Andi Tonro sebelum kuburan. Setelah selesai tambal ban, Ia kemudian hendak pulang lewat di Jl Kumala.

“Karena Jl Andi Tonro kan satu arah. Jadi tidak mungkin melanggar. Pas depan kuburan Jl Andi Tonro sebelah kanan, sempat memang bunyi Kap motorku, tapi saya hiraukan, karena kupikir batu yang kena, “kata Ilham kepada wartawan, Kamis (22/5/2025) malam.

“Jadi saya lurus karena gelap juga di situ. Pas sampai di rumah, tersenggolki sama betisku, karena masih panjang keluar (anak panah). Saat saya standar motor, saya lihat ternyata busur tertancap. Baru saya sadar di kuburan tadi kena, karena di situ bunyi kap motorku, “sambungnya.

Saat kejadian, Ilham mengaku kondisi saat itu masih ramai. Bahkan kata Ilham waktu kejadian, di masjid yang ada di sekitar kejadian masih ramai.

“Tapi saya paling mepet di dekat kuburan memang, tapi tidak adaji terjadi apa-apa. Saya saja ndak menyadari bilang motor kena (anak panah), “beber warga Jl Alauddin depan Brimob Pa’baeng-baeng ini.

Dilanjutkan Ilham, saat kejadian Ia tidak melihat ada yang nongkrong di kuburan. Karena waktu itu, kondisi gelap. Tapi kata Ilham, di pekuburan itu, sering banyak yang nongkrong pemuda.

“Saya tidak lihat karena gelap, tapi memang ada sering nongkrong di situ, kayak isap lem. Tapi, waktu om saya sisir sudah tidak ada. Cuma tadi mungkin setelah membusur, mereka bubar, “ucapnya.

Ilham pun meminta pihak kepolisian, melakukan tindakan tegas kepada pelaku busur tersebut. Supaya ada efek jera.

“Kalau bisa pihak kepolisian jangan hanya sisir di jalan raya. Kalau bisa sisir juga lorong lorong, “harapnya.(Jay)