ENREKANG,UPEKS.co.id – Unit Intel Kodim 1419 /Enrekang meringkus terduga pengedar dan sekaligus pemakai Narkoba jenis Sabu berinisial S (40), warga Lingkungan Keppe, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang pada Kamis (19/12/2024) sekitar jam 12.40 waktu setempat.
Dandim 1419 Enrekang Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S. Hub. Int saat menggelar konferensi Pers menjelaskan kepada awak media bahwa penangkapan terhadap pelaku adalah menindak lanjuti laporan Dan unit Intel saat pengecoran pembagunan tempat wudhu Masjid Kodim 1419/Enrekang.
Pengecoran tersebut melibatkan masyarakat sebanyak 13 orang dan dipimpin Bati Intel Dim 1419/Enrekang selaku panitia Masjid. Salah satu pekerja gerak geriknya dicurigai apalagi setelah melihat ada sesuatu yang dia bawa dan barang itu terjatuh. Setelah diamati ternyata barang tersebut adalah bungkusan yang berisi Sabu.
“Menindak lanjuti hal tersebut saya perintahkan unit intel untuk melakukan penyelidikan. Sekitar jam 12.40 Wita tersangka ditangkap saat hendak mencari makan di Pertigaan Jl. Industri Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, dipimpin Danpok Bansus Unit Intel Dim 1419/Enrekang bersama 5 orang anggotanya dan ditemukan barang bukti berupa 12 paket sabu-sabu siap edar,” ungkap Dandim.
Pengeledahan dilanjutkan kerumah tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, yakni
5 sachet sedang yang berisikan beberapa pipet dan sachet kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 20,16 gram.
Kemudian pil koplo 1/2 tablet, 1 alat hisap sabu (Bong) kaca pireks, 8 buah pipet plastik berwarna ungu yang masih utuh, 1 buah korek api, 1 unit motor honda scoopy dengan nomor Polisi Dp 2709 NQ beserta kuncinya dan 1 buah HP redmi.
“Pelaku dan barang bukti selanjutnya kami serahkan ke polres Enrekang untuk pemeriksaan lebih lanjut, kami Kodim 1419/Enrekang akan terus bekerjasama dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan memberantas peredaran barang terlarang (Narkoba) jelang Natal dan Tahun Baru khususnya di wilayah Kabupaten Enrekang,” ujar Letkol Inf Augustiar Adinegoro. (Sry)

