Launching Perdana Produk Sambel dan Abon Cabai AN-NUR, Khas Tombolo Pao

  • Whatsapp
Launching Perdana Produk Sambel dan Abon Cabai AN-NUR, Khas Tombolo Pao

 

MAKASSAR, UPEKS.CO.ID- UKM An-Nur turut meramaikan bazar pekan perkemahan tingkat Kecamatan Tombolo Pao, dalam rangka peringatan hari pramuka dan hari kemerdekaan RI, dengan memamerkan produksi perdana sambel dan abon cabai khas Tombolo Pao.

Bacaan Lainnya

Setelah acara pembukaan yang berlangsung pada tanggal 14 Agustus 2022 bertempat di Lapangan Kecamatan Tombolo Pao, Camat Tombolo Pao beserta rombongan (Danpos Ramil Kec.Tombolo Pao, Kanit Serse Tombolo pao, para kepala desa dan lurah) mengunjungi stand UKM AN-NUR guna memberikan dukungan serta apresiasi atas kontribusi UKM Annur dengan memproduksi & memperkenalkan produk khas Tombolo Pao.

Mashur Razak sebagai Ketua Pelaksana PKM pendamping UKM An-Nur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah bagian dari usaha untuk memperkenalkan produk An-Nur di masyarakat.

Dia menjelaskan, produksi sambel & Abon Cabai An-Nur merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan “PKM Pemberdayaan Kelompok Usaha Annur Kelurahan Tamaona Melalui Inovasi dan Pengembangan Pasar Produk Olahan Cabai”, sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang dilaksanakan oleh Tim PKM Universitas Handayani dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sebelumnya (pada awal Agustus 2022 telah dilaksanakan workshop good manufacturing practices produk sambel & Abon Cabai, serta Workshop Berwirausaha dan Tata Kelola Bisnis.” Kegiatan pendampingan produksi akan berlanjut hingga akhir September, disertai dengan pendampingan promosi dan pemasaran produk,” ujarnya.

Sementara itu, Astan, S.Sos Camat Tombolo Pao Kab.Gowa memberi apresiasi kepada UKM An-Nur yang telah merintis usaha dengan mengolah cabai sebagai komoditi yang cukup melimpah di Kec.Tombolo Pao menjadi sambel dan abon cabai. Karena selain meningkatkan nilai tambah komoditas cabe juga meningkan pendapatan masyarakat, khususnya anggota kelompok usaha An-Nur. (rls)