MAKASSAR,UPEKS.co.id– Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kun Khmer IV dan Fight Day II resmi memasuki rangkaian utama pelaksanaan di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2026). Kejuaraan ini diikuti atlet kategori junior dan senior dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejurnas Kun Khmer IV berlangsung 14–15 Agustus 2026 di tetes kopi jl Penjernihan, Makassar. Ajang ini menjadi salah satu agenda penting PB FKKI dalam pembinaan atlet sekaligus seleksi menuju Asian Championship di Vietnam pada 1–8 September 2026.
Sebanyak 18 provinsi disebut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Panitia menargetkan jumlah peserta mencapai sekitar 100 atlet.
*Atlet Jalani Pemeriksaan dan Timbang Badan
Sebelum memasuki pertandingan, atlet menjalani pemeriksaan kesehatan dan timbang berat badan pada Jumat pagi.
Pemeriksaan dan penimbangan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WITA.
Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan kondisi atlet sekaligus kesesuaian berat badan dengan kelas pertandingan yang diikuti.
Sehari sebelumnya, Kamis (13/8/2026) malam, panitia telah menggelar technical meeting yang dihadiri perwakilan camp.
Panitia juga melakukan pemasangan dan penataan ring pertandingan sebagai bagian dari persiapan arena.
*Pembukaan Digelar Hari Ini
Setelah pemeriksaan kesehatan dan timbang badan, seluruh atlet dijadwalkan mengikuti upacara pembukaan pada pukul 16.00 WITA.
Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Kun Khmer Indonesia (PB FKKI), Dr. Sudirman, S.H., M.H., hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sudirman meminta seluruh atlet memanfaatkan kesempatan bertanding di Makassar untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Ia menegaskan bahwa tim teknis akan melakukan pemantauan selama dua hari untuk menentukan atlet-atlet unggulan yang akan dipersiapkan menuju kompetisi tingkat Asia.
“Berkompetisilah dengan baik di sini, junjung tinggi sportivitas kalian. Junjung tinggi nilai-nilai olahraga,” kata Sudirman.
*Juara dan Atlet Unggulan Diproyeksikan ke Vietnam
Kejurnas Kun Khmer IV memiliki arti penting bagi para atlet karena hasil seleksi di Makassar akan menjadi dasar untuk menentukan atlet yang dipersiapkan mengikuti Asian Championship di Vietnam.
Sudirman mengatakan atlet yang terpilih akan mengikuti pelatihan di Jakarta sebelum diberangkatkan ke Vietnam.
“Begitu kalian terpilih, kalian tidak pulang lagi. Langsung berangkat ke Jakarta untuk pelatihan. Dan insyaallah saya kirim ke Vietnam tanggal 1 sampai tanggal 8 September,” ujarnya.
Dengan demikian, pertandingan selama dua hari di Makassar menjadi kesempatan bagi atlet junior dan senior untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan tim teknis.
*Empat Tahun Kun Khmer di Indonesia
Kejurnas IV sekaligus menandai perjalanan empat tahun Kun Khmer di Indonesia. Sejak berkembang di Indonesia, kejuaraan nasional disebut digelar secara konsisten setiap tahun. Kejurnas pertama dan kedua berlangsung di Bandung, sedangkan Kejurnas ketiga dan keempat digelar di Makassar.
Ketua Umum PB FKKI mengatakan konsistensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan dan kompetisi Kun Khmer secara berkelanjutan di Indonesia.
PB FKKI juga mengusung filosofi “Jaya, Juara, Amanah” sebagai semangat bagi para atlet.
Catatan Prestasi di Kejuaraan Dunia
Dalam sambutannya, Sudirman juga menyampaikan capaian Kun Khmer Indonesia di tingkat dunia.
Pada Kejuaraan Dunia Kun Khmer ke-4 di Kamboja, Indonesia disebut meraih satu medali emas, satu perak dan dua perunggu.
Kemudian pada Kejuaraan Dunia Kun Khmer ke-5 tahun 2025, Indonesia membawa tujuh atlet dan berhasil meraih dua medali emas, dua perak dan tiga perunggu. Prestasi tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi atlet yang kini bertanding di Makassar.
PB FKKI Siapkan Agenda Internasional
Selain Kejurnas, PB FKKI juga menyiapkan agenda internasional.
Sudirman mengungkapkan rencana menggelar Indonesia Open Kun Khmer pada akhir 2026. Makassar disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah. Ia juga menyampaikan adanya komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait kemungkinan Kejuaraan Dunia Kun Khmer ke-7 digelar di Padang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Ichida Sudirman mengatakan kejuaraan menjadi sarana pembinaan atlet junior dan senior agar memiliki prestasi, disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kejurnas Kun Khmer IV dan Fight Day II kini memasuki hari pertama pertandingan. Para atlet akan berjuang selama dua hari untuk menjadi yang terbaik sekaligus membuka peluang masuk dalam skuad Indonesia menuju Asian Championship di Vietnam. (***)

