Karena Pandemi Covid-19, Digitalisasi Pasar Kampung Baru Jadi Pilot Project

Karena Pandemi Covid-19, Digitalisasi Pasar Kampung Baru Jadi Pilot Project
Pertemuannya Direksi Perumda Pasar Makassar Raya dan Bank Indonesia, Kamis (09/12/2021)

Banyak yang berubah setelah Pandemi Covid-19 melanda. Gaya hidup di hampir semua sektor menyesuaikan kondisi agar tak terinfekai atau menginfeksi orang. Termasuk transaksi. Dulu menggunakan uang kertas, kini semua dipaksa untuk cashless. Semua karena covid-19.

Saat ini di seluruh tempat belanja sudah terbiasa menggunakan transaksi tanpa uang tunai. Cukup dengan menggunakan smartphone, uang pun berpindah dari rekening pembeli ke penjual.

Karena Pandemi Covid-19, Digitalisasi Pasar Kampung Baru Jadi Pilot Project
Ilustrasi seorang pedagang di pasar tradisional menawarkan dagangannya.

Cara baru bertransaksi inilah yang semakin diperkuat Perusahaan Daerah Pasar Raya Makassar dan Bank Indonesia dengan menjadikan Pasar Kampung Baru Makassar menjadi pilot project.

Bacaan Lainnya

Rencana itu terungkap dalam pertemuan Direksi Perumda Pasar Makassar Raya dan Bank Indonesia, Kamis (09/12/2021)

Pertemuan itu sebenarnya untuk berkoordinasi terkait dengan program digitalisasi di semua pasar yang ada di Kota Makassar. Utamanya Pasar Kampung Baru yang menjadi pilot project digitalisasi pasar tersebut yang rencananya akan diresmikan pada hari senin 13 Desember 2021 mendatang.

Direksi Perumda Pasar Makassar Raya, Thamrin menyambut baik dan memberikan jalan yang selebar lebarnya atas kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung program digitalisasi pasar selain untuk kepentingan orang banyak juga merupakan program walikota Makassar dalam percepatan pembangunan ekonomi khususnya di Kota Makassar,” jelasnya.
.
Sebelumnya Walikota Makassar pada bulan November lalu telah mengeluarkan surat edaran Nomor. 510/593/S.edar/Disdag/XI/2021 tentang program Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) QR Code Indonesia Standard (QRIS) di Wilayah Kota Makassar.

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ali Aftan Az dalam pertemuan tersebut sangat terkejut dengan respon Pemerintah Kota Makassar tentang digitalisasi pasar.

“Saya merasa sangat surprise atas dukungan Pak Danny Pomanto karena langsung mengeluarkan surat edaran tersebut, untuk itu pihak kami tidak ingin kehilangan moment bagus ini, jika dari Bank Indonesia agresif dan pemerintah Kota Makassar juga agresif maka kami harap kita semua bisa saling bersinergi,” tuturnya.

Kegiatan ini, lanjutnya belum pernah dilaksanakan di tanah air.

“Perlu diketahui bahwa kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di seluruh Indonesia, jadi kami sangat bangga atas terlaksananya kegiatan ini,” tambahnya (*)

Karena Pandemi Covid-19, Digitalisasi Pasar Kampung Baru Jadi Pilot Project
Pertemuannya Direksi Perumda Pasar Makassar Raya dan Bank Indonesia, Kamis (09/12/2021)

Pos terkait