MAKASSAR, UPEKS— Sebanyak 11.034 mahasiswa baru Universitas Negeri Makassar (UNM) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNM 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelataran Menara Pinisi, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (12/8/2026).
PKKMB tingkat universitas itu digelar dalam dua sesi dalam satu hari. Ribuan mahasiswa baru tampak memadati area kegiatan untuk mengikuti rangkaian pengenalan lingkungan akademik dan kehidupan kampus.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM Prof Farida Patittingi hadir dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Andi Aslinda, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Prof Hartati, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Arifin Manggau, serta Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Prof Syahruddin.
Farida mengatakan pelaksanaan PKKMB berjalan sesuai dengan perencanaan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum bagi mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus, tetapi juga untuk membangun motivasi dan mempersiapkan mereka menjalani kehidupan akademik.
“Kita menguatkan motivasi anak-anak kita dan menghadirkan beberapa informasi penting dalam rangka agar mereka mempersiapkan diri dalam menjalani hari-hari, menjalankan tugas akademiknya maupun mengembangkan dirinya di UNM ini,” ujarnya.
Farida juga menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap standar mutu pendidikan, aturan moral, serta integritas. Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat selama berada di lingkungan perguruan tinggi.
“Standar-standar mutu maupun standar aturan moral telah kita sampaikan dan kita mengajak mereka semua untuk selalu pada penguatan-penguatan integritasnya, penguatan moralnya dan peningkatan prestasi akademik,” tuturnya.
Menurut Farida, pembentukan karakter dan peningkatan prestasi harus berjalan beriringan. Mahasiswa diharapkan dapat bertumbuh bersama dalam lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.
Dalam PKKMB tersebut, UNM juga memperkuat wawasan kebangsaan mahasiswa baru melalui kolaborasi dengan kepolisian. Farida mengatakan kehadiran unsur kepolisian merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai kebangsaan dan kehidupan bermasyarakat.
Terkait keterlibatan Kapolda Sulawesi Selatan, Farida menyebut hal tersebut sejalan dengan standar yang ditetapkan kementerian mengenai penguatan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa baru.
“Sinergi ini penting dalam rangka kita saling mendukung, saling menjaga, saling menguatkan dalam bagaimana perguruan tinggi menjalankan tugas utama kita dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi dalam situasi aman, nyaman, tenteram, damai dan tentu dalam penguatan kolaborasi yang lain dalam riset dan sebagainya,” ujarnya.
Farida menambahkan, UNM terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang nyaman dan inklusif. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap UNM menjadi motivasi bagi pihak universitas untuk terus berkembang.
“Jadi itu terus menjadi penguat bagi kita untuk terus menguatkan dan meningkatkan mutu pendidikan kita, memberikan kenyamanan, keamanan dalam penyelenggaraan pendidikan dan memberi ruang yang lebih luas, inklusif kepada anak kita untuk bertumbuh dan berkembang di UNM,” pungkasnya. (jir)

