BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi JKN-KIS dengan Pemkab Tana Toraja

  • Whatsapp

Makale, Upeks.co.id– Dalam rangka mencapai persamaan pemahaman serta memastikan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berjalan optimal, BPJS Kesehatan menggelar Forum Kemitraan Tingkat Kabupaten bertempat di Kantor Bupati Tana Toraja, Rabu (09/06). Kegiatan ini juga bertujuan mempermudah koordinasi antar instansi serta meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan melalui peningkatan mutu layanan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Sanny Christian Mangundap, dalam paparannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut pada dasarnya dilaksanakan untuk membahas dan mengevaluasi permasalahan yang masih menjadi kendala di lapangan serta tindak lanjut terhadap tantangan-tantangan dalam perjalanan Program JKN-KIS.

Bacaan Lainnya

Beberapa hal yang menjadi fokus utama dipaparkan dalam pertemuan tersebut diantaranya mengenai optimalisasi Program Rujuk Balik, pemenuhan dokter umum dan dokter gigi di Puskesmas, implementasi antrean online dan jadwal tindakan operasi, pemenuhan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, percepatan pengajuan klaim pelayanan kesehatan dan klaim pelayanan pasien Covid-19, pemenuhan kebutuhan obat maupun alat kesehatan serta validasi data peserta penerima bantuan iuran PBPU/BP yang didaftarkan oleh Pemda.

“Untuk mencapai Program JKN-KIS yang berkualitas, efisien dan sustain dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang baik dari stakeholders, baik pemerintah daerah, fasilitas kesehatan serta BPJS Kesehatan, sehingga tantangan dapat diselesaikan dan ditindaklanjuti bersama. Harapan kita bersama adalah ke depannya kita mampu mencapai kerja sama dan saling menunjang untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS,” ujar Sanny dikutip dari jamkesnews.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Ia pun siap mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS di Kabupaten Tana Toraja.

“Hal-hal yang telah dibahas dalam forum ini akan segera ditindaklanjuti dan yang terpenting adalah kami tetap melakukan koordinasi antar instansi terkait. Dalam implementasinya, monitoring dan evaluasi juga tetap harus dilaksanakan. Jika terdapat saran atau masukan dapat disampaikan untuk perbaikan ke depannya sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Theofilus.(rls)

Pos terkait