Launching Program Kotaku, Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady Sebut Padat Karya Ada Empat Sasaran Pokok

  • Whatsapp
Launching Program Kotaku, Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady Sebut Padat Karya Ada Empat Sasaran Pokok

JENEPONTO, UPEKS.co.id– Anggota Komisi V DPR RI, Drs. Hamka B Kady didampingi Wakil Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menggelar peletakan batu pertama atau Kick of Program Padat Karya Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun Anggaran 2021, di Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (12/6/2021).

Kegiatan Program Kotaku ini adalah merupakan dana aspirasi dari anggota DPR RI, Hamka B Kady sebesar Rp2 miliar, masing-masing Kelurahan Pabiringa Rp1 miliar dan Kelurahan Sidenre Rp1 miliar.

Bacaan Lainnya

Launching Program Kotaku, Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady Sebut Padat Karya Ada Empat Sasaran Pokok

Dalam sambutannya, Hamka B Kady menyampaikan, bahwa kegiatan padat karya ini dilaksanakan dalam rangka mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh untuk mendukung terwujudnya permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Menurut Hamka kegiatan padat karya tersebut mempunyai empat sasaran pokok, yakni meningkatnya akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar, menurunnya luasan permukiman kumuh, masyarakat penerima manfaat puas dengan kualitas dan layanan infrastruktur dasar serta sebagai salah satu bentuk penanganan dampak Covid-19.

Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi program padat karya ini diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat terdampak. Yakni peningkatan penghasilan warga melalui rekruitmen tenaga kerja serta peningkatan daya beli masyarakat setempat.

Hamka menjelaskan pada tahun 2021 ada dua kelurahan yang mendapatkan dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Padat Karya yakni Kelurahan Sidenre dan Pabiringa.

Dengan nilai bantuan masing-masing kelurahan sebesar satu milyar yang dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 70% atau Rp 700.000.000,-. Sedangkan tahap kedua sebesar 30% atau Rp300.000.000,-.

Dengan dana sebesar itu, Hamka berharap agar semua pihak bersama-sama mengawal pelaksanaan kegiatan padat karya ini agar empat sasaran pokok bisa terwujud dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat yang berada di kawasan kumuh.

Secara khusus Hamka juga menghimbau kepada tim fasilitator dan BKM Pabiringa berkarya dan BKM Sidenre agar benar-benar mengawal pelaksanaan BPM ini.
“Proses pembangunan yang dilaksanakan oleh KSM harus dimonitoring setiap hari untuk meminimalisir kesalahan, sehingga kegiatan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat,” ujarnya.

Pembangunan juga tidak sekedar gugur kewajiban, namun infrastruktur yang dibangun bisa menampilkan aspek keindahan lingkungan permukiman yang layak huni serta menjadi ikon baru di kelurahan Pabiringa dan Sidenre.

Di sisi lain masyarakat penerima manfaat juga diharapkan bisa menjaga keberfungsian fasilitas yang dibangun agar dapat bermanfaat jangka panjang.

“Bagi para pekerja yang notabene sebagai penerima manfaat diharapkan oleh kepala balai untuk bekerja secara maksimal guna mendapatkan kualitas bangunan yang sesuai dengan standar teknik yang telah disepakati bersama,” pungkas Hamka B Kady.

Sementara Wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan aspirasi program Kotaku di kelurahan Pabiringa dan Sidenre.

Wabup Paris Yasir mengingatkan pendamping Kotaku dan peserta OJT untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan (Protkes) selama kegiatan berlangsung di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Oleh karena itu, kata Paris untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran serta penanganan dampak Covid-19, maka kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan, masker, hand sanitizer, vitamin, dan lainnya sesuai kebutuhan selama proses pekerjaan dilaksanakan harus diperhatikan. Agar pekerjaan terlaksana dengan baik dan semuanya tetap sehat dari mulainya pekerjaan hingga selesai, pungkasnya.

Turut hadir dalam acara yakni Asisten II Pemkab Jeneponto, anggota DPRD Partai Golkar Kabupaten Jeneponto, Perwakilan Kepala Balai Sarana Permukiman Wilayah I Provinsi Sulsel, Kepala Bappeda Jeneponto, Pokja PKP Jeneponto, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Jeneponto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jeneponto, Camat Binamu, Lurah Pabiringa dan Sidenre, Tim Kotaku Kabupaten Jeneponto dan tokoh masyarakat. (Ari Lau)

 

 

 

 

 

Pos terkait