BKPSDM Luwu Menyiapkan Bank Data ASN

BKPSDM Luwu Menyiapkan Bank Data ASN

BKPSDM Luwu Menyiapkan Bank Data ASN

LUWU.UPEKS.co.id—Sebagai bentuk keseriusan meningkatkan kinerja ASN, BKPSDM Luwu telah menyiapkan  bank data ASN. Dimana ini akan mempermudah proses pengurusan berbagai urusan administrasi kepegawaian  seperti pindah kerja, usulan kenaikan pangkat.

Bacaan Lainnya

“Adanya bank datanya ini ASN Luwu tidak perlu lagi sana sini tenteng map untuk pengurus administrasi
kepegawaian. Kita komitmen melakukan reformasi birokrasi dalam hal kualitas pelayanan, dengan menitikberatkan pada kecepatan dan ketepatan,” ujar Sekretaris BPKSDM Luwu Andi Muhammad Ahkam Basmin.

Selain itu, manfaat lainnya dapat mengurangi adanya praktik KKN lingkup pemerintahan.

Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maupun meningkatkan kualitas pelayan kepegawaian bagi kalangan
ASN. Maka dibutuhkan setiap OPD mampu berinovasi.

Salah satu yang tengah berjalan saat ini rencana aksi perubahan Manajemen Talenta (Mantap) ASN Luwu.  Program ini didorong oleh Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja Aparatur BKPSDM.

Dirinya menyebutkan kelompok rencana aksi ini, yakni kelompok talenta pada masing-maisng instansi pemerintah  yang berasal dari kotak 9 , 8 dan 7 yang disiapkan untuk menduduki jabatan target di lingkungan instansinya.

Ahkam juga mengatakan manfaat dari manajemen talenta ASN Luwu, yakni tersedianya database ASN yang  memiliki potensi berdasarkan hasil uji kompetensi yang akan dipetakan dalam 9 box talenta dan tersedianya  aplikasi yang mendukung pada proses implementasi manajemen talenta.

Mantap ini akan mengurai sejumlah permasalahan yang terjadi saat ini, diantaranya database ASN yang potensial  memiliki kompetensi dan kinerja tinggi belum dapat dipetakan dengan baik.

“Kemudian, Mantap ini nantinya juga akan mengurai persoalan penilaian kinerja ASN setiap bulan yang masih  lambat karena selama ini dilakukan dengan manual sehingga ketika proses seleksi jabatan dilakukan masih perlu  menunggu hasil penilaian kinerja ASN dari tim BKPSDM,” ujarnya. (echa)

Pos terkait