MAKASSAR,UPEKS.co.id–Owner Bakso JJ H Hasbullah Iskandar menegaskan Bakso JJ, salah satu unit usaha dari Yayasan Persaudaraan Janda (Yaperja) Indonesia akan dilaunching 1 Juli 2020 di Makassar.
Hal itu disampaikan Hasbullah ketika uji coba Bakso JJ bersama pembinan dan pengurus Yaperja, serta beberapa pengusaha makanan dan minuman Sulsel, pekan lalu.
“Alhamdulillah, setelah melakukan uji coba beberapa kali bakso JJ, kami sudah dapatkan formula rasa yang pas, sudah bisa bersaing dengan bakso terkenal di Makassar. I. Allah, bakso JJ sudah siap dilaunching 1 Juli 2020 ini,” terang Hasbullah.
Bang Hary demikian panggilan akrabnya, menguraikan bahwa bakso JJ ini merupakan sebuah usaha dengan model pemberdayaan, dengan membangun kemitraan dan kerjasama, tujuannya memperkerjakan para janda, sehingga para janda bisa mandiri dari segi ekonomi.
“Bakso JJ bukan sekadar bisnis, tapi di dalamnya ada model pemberdayaan karena pekerjannya 90 % para janda. Tujuannya janda bisa mandiri secara ekonomi, serta hidup sejahtera,” papar Hasbullah.
Bagi ASN di Dinkes Sulsel ini, mengumpulkan para janda, kemudian membuatkan sebuah usaha, adalah pekerjaan mulia, meski awalnya banyak orang menganggap lelucon, bahkan berprasangka buruk.
“Awalnya kami dianggap lelucon, soalnya ketika menyebut janda, banyak orang berpikiran negatif. Tapi kami tetap yakin ini niat mulia, karena berusaha memberdayakan orang tidak mampu, adalah sebuah pekerjaan mulia,” tandas putra Asal Daerah Hibridah Barru ini.
Untuk mengembangkan usaha ke depan, lanjut Hasbullah manajemen Bakso JJ siap bekerjasama dengan pihak
manapun, sebab model bisnis Bakso JJ memang membangun kemitraan dan kerjasama.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa pihak siap bekerjasama dalam pengembangan Bakso JJ, seperti fakultas Peternakan Unhas, Universitas Cokroaminoto, Jaffa, beberapa pengusaha minuman dan makanan. Kami sangat terbuka untuk bekerjasama dengan pihak manapun,” pungkasnya. (rls),




