Pandangan Islam Tentang Narkoba, Ini Kata Kanit Bintibmas Polres Bantaeng

  • Whatsapp
Pandangan Islam Tentang Narkoba, Ini Kata Kanit Bintibmas Polres Bantaeng

Pandangan Islam Tentang Narkoba, Ini Kata Kanit Bintibmas Polres Bantaeng

BANTAENG,UPEKS.co.id—Personel Satuan Binmas Polres Bantaeng tampil mengisi acara Mimbar Ramadhan  1441 H dengan bertajuk ‘Pandangan Islam Tentang Narkoba’ dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bantaeng, Senin 27 April 2020.

Bacaan Lainnya

Kanit Bintibmas, Bripka Nur Amin yang tampil pada acara tersebut menjelaskan, Firman Allah SWT dalam Al- Qur’an Surah At-Tin ayat 4 “Laqad khalaqnal insaana fii ahsani taqwim” yang artinya Sungguh, Allah SWT telah  menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

“Maka sebagai manusia harus ada keterpaduan antara penciptaan yang sempurna dengan perbuatan yang baik  termasuk menjauhi Penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Selain itu beberapa keterangan dalil yang disimpulkan bahwa penyalahgunaan Narkoba adalah perbuatan haram,  karena dapat dikategorikan sebagai bagian dari minuman keras atau khamar, juga termasuk perbuatan yang sia-sia, maka islam mengharamkan mengkomsumsi Narkoba.

“Firman Allah SWT dalam QS Al Baqarah ayat 168 yang artinya Hai Manusia, Makanlah dari apa yang ada di bumi  yang halal lagi baik, dan jangan mengikuti langkah-langkah syaitan, sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata  bagimu,” sebutnya.

“Al-Qur’an Surah Al-Maidah ayat 90, Artinya:Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras  (Khamar), judi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk  perbuatan syaitan,maka jauhilah agar kamu beruntung,” lanjutnya.

Ada pula Hadits Nabi Muhammad SAW bahwa salah satu ciri kesempurnaan Iman seseorang adalah ketika dia  meninggalkan perbuatan yang tidak bermanfaat atau perbuatan sia-sia.

Menurut Bripka Nur Amin, narkoba sudah menjadi musuh bersama. Penerapan hukum telah dilaksanakan bagi  para pelaku, mulai dari hukuman paling ringan yaitu kurungan minimal empat tahun penjara sampai hukuman mati.

“Namun tak membuat para pelaku menjadi jerah, terbukti hampir setiap bulan Satuan Resnarkoba Bantaeng  menangkap para pelaku penyalahgunaan Narkoba, tercatat dari bulan Januari-April 2020 sebanyak 14 orang  dalam proses hukum,” bebernya.

Selain itu dia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Bantaeng, terkhusus kepada para muballigh, untuk turut  serta atau proaktif dalam pemberantasan narkoba dengan pendekatan agama atau minimal memberikan informasi  kepada aparat kepolisian tentang para pelaku penyalahgunaan Narkoba.

“Agama Islam telah mengajarkan kepada kita untuk mengkonsumsi makanan yang halal lagi baik, semua untuk  kebaikan tubuh kita dan yang terpenting adalah hidup harus dalam keridhoan Allah SWT,” sebut Nur Amin,selasa  (28/4/2020).

Bagi para pelaku penyalahgunaan Narkoba, kata dia, di dunia minimal ada 3 tempat yang menunggu yaitu Penjara,  Rumah Sakit Jiwa dan Kuburan.

“Namun di akhirat tempatnya adalah Neraka Jahannam, Naudzubillah,” kuncinya. (Irwan.P)

Pos terkait