MAKASSAR.UPEKS.co.id—Pengabdian pada masyarakat salah satu tugas dosen di UMI. Untuk itu dosen UMI laksanakan agenda tahunan pengabdian masyarakat.
Kali ini duadosen UMI; Burhanuddin, S.D., M.Pd sebagai Ketua, dan Dra A. Hudriati, M.Hum (anggota) gelar Pelatihan kepemanduan Bagi Pegawai Musrum La Galigo.
Keduanya telah melaksanakan tugas pengabdiannya 5 bulan (Juli – Nopember 2019) di Museum La Galigo Benteng Rotterdam Makassar. Ini tindak lanjut pelatihan sebelumnya yang dilakukan di tempat yang sama tahun 2018 lalu.
Pelatihan pertama yaitu ; Pelatihan Bahasa Inggris Dasar Berbasis ESP Bagi Pegawai Museum La Galigo.
Karena pegawai Museum La Galigo antusias mengikuti pelatihan dan mereka mengusulkan diadakan pelatihan lanjutan dengan melakukan praktek langsung di ruangan atau show room museum khususnya di museum budaya.
Kenapa pelatihan kepemanduan di museum La Galigo itu penting?. Karena Museum La Galigo merupakan destinasi wisata di kota Makassar yang banyak dikunjungi wisatawan lokal, domestik, maupun mancanegara.
Oleh karena itu dibutuhkan seorang pemandu atau pegawai museum yang mampu memandu dan mengetahui bahasa asing, yaitu bahasa inggris.
Seperti biasanya bila ada tamu negara, misalnya Duta Besar, pihak museum menggunakan jasa pramuwisata dari himpunan pramuwisata indonesia Sulsel untuk memberikan informasi.
Pelatihan diikuti 20 pegawai, baik itu pegawai tetap dan honorer. Pelatihan ini berlangsung pukul 13: 00 sampai pukul 15:00 di Aula museum dan di ruangan atau show room museum budaya.
Karena padatnya kegiatan museum pada akhir tahun 2019 seoerti Museum Goes to School, Museum Seminar, kegiatan disesuaikan agenda mereka. dengan kegiatan mereka.
Sebelum pelatihan diberikan modul berisi Grestings, vocabulary di museum, daftar pertanyaan tentang museum dan koleksi seperti benda cagar budaya, teknologi pertanian, budaya Sulsel, kebaharian, manusia dan peradabannya, dan lain-lain.
Pelatihan juga melibatkan 3 mahasiswa Fakultas Sastra, Astrid Pratiwi, Asmarani Hama, dan Idawanda. Mereka mengajarkan bagaimana berbahasa Inggris pada para tamu.
Sementara itu Kepala Tata Usaha dan Taman Budaya Sulsel,Hasnia, SP., MP yang juga alumnus Fakultas Pertanian UMI itu berterima kasih apada UMI dan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan diharapkan terus sustainable. (rls).

