FIP UNM Bareng Mafindo Gelar Ngopi Pinter, Bahas Hoaks

FIP UNM Bareng Mafindo Gelar Ngopi Pinter, Bahas Hoaks

FIP UNM Bareng Mafindo Gelar Ngopi Pinter, Bahas Hoaks

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerjasama  dengan Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax (Mafindo) menggelar Ngopi Pinter membahas Stop Hoax Indonesia
(SHI) yang merupakan program nasional Mafindo, di Ruang Senat FIP UNM, Jumat (29/11/19).

Bacaan Lainnya

Peserta kegiatan tersebut berjumlah 50 orang yang terdiri dari dosen perempuan FIP UNM serta mahasiswi  semester akhir. Kegiatan ini mengangkat tema “Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial Melalui Peran Ibu dalam  Pendidikan Keluarga di Era Literasi Digital”.

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara mengundang Dr. Firdaus Muhammad M.A selaku Dekan Fakultas  Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dengan materi “Hoax dan Propaganda  Agama”.

Juga mengundang Dr. Citra Rosalyn Anwar, S.sos, M.Si. selaku Relawan Mafindo dengan materi “Cerdas dan  Bijak Bermedia Sosial” dan Hamsar Hasfat, S.Pd selaku Relawan Mafindo dengan materi “Cek Fakta Melalui
Aplikasi Hoax Buster Tools”.

Dalam pemaparannya, Citra menyarankan agar perempuan, seorang ibu dan pendidik mulai menyadari untuk  menjaga nama baik keluarga terutama anak, sebelum membagikan atau menulis status di medsos.

“Pertanyaan ke  diri sendiri dulu, apakah ini tidak akan membuat keluarga malu, tidak membuat anak-anak dibully di sekolah,”  ujarnya.

Citra mengatakan, dunia maya, terutama medsos adalah sebuah ruang publik, sehingga tak ada lagi yang bersifat  privasi. Maka dari itu, berbagi informasi di medsos perlu berhati-hati, jangan sampai informasi tersebut justru  merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Semua berawal dari niat baik untuk berbagi informasi, hanya perlu diwaspadai jangan sampai Informasi tersebut  justru merugikan. Juga privacy orang lain, dengan tidak mengambil apalagi membagikan foto dan video tanpa izin.  Jangan Baperan deh, tapi harus tetap kepo,” ujarnya. (jir)

Pos terkait