
ENREKANG, UPEKS.co.id — Sampah adalah hal yang masih menjadi masalah di Enrekang. Belum adanya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sebelum dibuang adalah salah satu faktor timbulnya masalah sampah yang menumpuk.
Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang hadir untuk mrmbantu Pemerintah Daerah memecahkan masalah sampah sebagai salah satu sumber penyakit dan sumber bencana.Ketua TP-PKK Kabupaten Enrekang Hj. Johra MB mengatakan saat ini Ia bersama anggotanya melakukan sosialisasi bagaimana cara pengendalian sampah plastik.
” Sampah plastik itu baru bisa hancur 250 tahun kemudian. Bayangkan sampah pipet saja berpuluh – puluh ton perhari, bagaimana dengan gelasnya dan plastik lainnya”. Kata Johra.
Dia mengatakan Indonesia adalah penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Jika masyarakat tak membangun kesadaran dari diri sendiri dan keluarga maka Enrekang suatu saat akan terancam bencana.
” Jadi kalau tidak dikendalikan mulai sekarang, sampah akan jadi musuh kita, terutama sampah plastik”. Katanya.
Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, kini pada anggotanya Ibu empat anak ini meminta agar kemanapun pergi selalu membawa botol air yang sudah berisi dari rumah.
” Jadi sekarang tidak ada lagi anggota saya yang jalan tidak bawa botol. Saya minta mereka isi dari rumah, kalau diperjalanan habis cari air galon dan diisi ulang. Jadi tidak beli lagi minuman kemasan. Begitupun kalau kepasar harus baea keranjang sebagai pengganti kantong kresek”. Pungkas Ibu empat anak ini.
Meski di Enrekang belum ada tempat daur ulang sampah plastik, namun Ia mengatakan sudah ada bank sampah yang akan menampung sampah plastik milik masyarakat.
Selain itu, disetiap sekolah guru – guru sudah memiliki keterampilan untuk mengubah sampah plastik menjadi berang yang bernilai ekonomi seperti tempat tissu, tempat gelas, bunga dan lain sebagainya.
Johra meminta masyarakat membantu program Pemerintah untuk memilah sampah mana yang bisa didaur ulang menjadi kompos dan sampah mana yang bisa dibawa ke Bank sampah.
Dengan demikian selain terbebas dari masalah sampah plastik, masyarakat juga bisa mendapatkan uang dari Bank sampah. Johra mengatakan, pihak lingkungan Hidup Kabupaten Enrekang akan berupaya membantu masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastik dan membawanya ke Bank sampah. Oleh petugas sampah plastik akan dicacah. ( Sry)




