Kasus Kapal Tangkapan Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba Disidangkan

  • Whatsapp

Kasus Kapal Tangkapan Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba Disidangkan

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Kapal Tangkapan Pos Pengamat (Posmat) TNI Angkatan Laut Lantamal VI Bulukumba yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri  Bulukumba sudah mulai menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Bulukumba,11 Juni 2019.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Lantamal VI Letkol Laut (KH) Alfian Rantung, S.H., M.H., menyampaikan, sesuai perintah Danlantamal VI Laksamana  Pertama TNI Dwi Sulaksono, S.H., M.Tr (Han), KMN Berkah Ilahi 06 dinahkodai Abdul Majid dengan ABK 6 orang (termasuk nahkoda) dengan Muatan  Kerapu Hidup 30 kg telah menjalani proses penyidikan di Lantamal VI Makassar.

Berkas perkara telah dilimpahkan dan dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Sulsel. Kemudian 16 Mei 2019 Penyidik menyerahkan tersangka dan barang
bukti kapal beserta kelengkapannya ke Kejati Sulsel.

Perkara KMN Berkah Ilahi 06 atas dugaan melakukan tindak pidana perikanan dan pelayaran, melakukan kegiatan pelayaran mengangkut ikan kerapu hidup dari
pelabuhan Benteng Kabupaten Selayar tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Selanjutnya dilimpahkan ke Kejari Bulukumba.

Untuk diketahui, Kapal Nelayan tersebut melanggar Pasal 98 jo Pasal 42 ayat (3) UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor
31 tahun 2004 tentang Perikanan dan Pasal 307 jo Pasal 131 ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.

“Sesuai aturan, ahkoda Kapal diancam pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) serta
Pasal 131 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)”, ujar
Kadiskum Lantamal VI.

Kronologis penangkapan yang disampaikan Komandan Posal TNI AL (Danposal) Lantamal VI Bulukumba Serka Nav Nasrudin, Minggu 31 Maret 2019 saat
Tim Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba patroli di peraiaran Timur Tanjung Lasa (Bira), melihat lampu navigasi kapal yang mencurigakan.

Kapal bergerak dari arah selatan Tanjung Bira mengarah ke pelabuhan Bira dan selanjutnya Tim Posmat tersebut melaporkan kepada Dantim Posmat TNI AL
Lantamal VI Bulukumba.

Kemudian, Dantim Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba memerintahkan juru mudi merubah halu ke arah posisi kapal tersebut untuk melakukan pengejaran
ke kapal motor yang sedang bergerak tersebut.

Setelah dilakukan pengejaran, akhirnya Dantim Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba memerintahkan tim untuk peran pemeriksaan terhadap KMN tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan Kapal KMN Berkah Ilahi 06 melakukan kegiatan pelayaran mengangkut ikan kerapu hidup dari pelabuhan Benteng Kabupaten Selayar  tanpa dilengkapi dengan dokumen Surat Laik Operasi (SLO), Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan kapal tidak dilengkapi dengan alat komunikasi berupa radio  dan perlengkapannya”. Ujar Dan Posmat TNI AL Lantamal VI Bulukumba. (citizen report/pen lantamal VI).

Pos terkait