TAKALAR,UPEKS.co.id—Polri memasuki umur 74 tahun bukanlah waktu yang singkat dan mudah untuk dilalui berbagai dinamika dan pasang surutnya cobaan rintangan tantangan dan hambatan tanda telah mewarnai perjalanan sejarah pengabdian polri
“Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah polri sebaliknya akan memperkaya dan memperkuat nilai-nilai
kejuangan insan sebagai ukiran prestasi yang tercatat dalam lembaran sejarah bangsa Indonesia yang kita cintai,”terang Kapolres Takalar, Kamis,(2/7/20).
Kapolres Budi Wahyono,Polri menjadi lebih tegar dan matang dalam mengemban tugas pengabdian sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta pelindung pengayom dan pelayan masyarakat.
“Situasi Kamtibmas yang secara umum berjalan aman dan kondusif dewasa ini merupakan bukti nyata dari sumbangsih, tidak kenal lelah dan putus asa,”pungkasnya.
Lebih jauh dikatan,meskipun di hadapkan berbagai kendala dan keterbatasan, “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil jajaran Polda Sulawesi Selatan.”terangnya
Untuk itu Kinerja dan partisipasinya dalam mengawal dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa pandemi covid 19 yang sudah melebihi dari panggilan tugas.
“Protokol kesehatan tetap dikedepankan dan pastikan tugas sebagai ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang maha kuasa sehingga laksanakan dengan tulus ikhlas dan penuh kesabaran” ujarnya.
“Saya bangga meskipun, di hadapkan berbagai tantangan yang cukup berat di masa pandemi covid 19 ini,”bebernya.
Namun polri berupaya semaksimal mungkin menampilkan kinerja yang lebih baik. “Khususnya dalam mengatasi berbagai jenis kesehatan yang terus berkembang,baik kejahatan konvensional kejahatan transnasional kejahatan terhadap kekayaan Negara maupun kejahatan yang berimplikasi kontijensi,”tuturnya.
Lanjutnya,kasus-kasus yang menyangkut internasional seperti terorisme narkoba dan maupun luar negeri di lingkungan internal polri khususnya di bidang pembinaan.
“Dilakukan berbagai upaya dalam rangka merubah mindset dan kultur guna menampilkan sosok yang lebih melayani secara transparan dan akuntabel untuk itu telah menjalin kerjasama dengan berbagai pengawas eksternal baik lembaga pemerintah seperti BPK RI Komnas HAM ombudsman RI dan kompolnas maupun dengan berbagai lembaga swadaya masyarakat lainnya,”tuturnya.
Hal itu dilakukan,perubahan untuk mewujudkan polri yang lebih baik dari waktu ke waktu. “Personil jajaran Polda Sulsel tengah berupaya dan bekerja keras sehingga kepercayaan publik semakin baik dari waktu ke waktu.
Kata mantan Kapolres Sidrap itu, berdasarkan survei, opini publik oleh indikator politik, polri pada urutan ke tiga setelah TNI dan presiden dengan indeks kepercayaan 79,4%.
“Hal ini dapat menjadi rujukan dalam pelaksanaan tugas, dengan tetap mengedepankan tindakan pre-emtif,preventif dan penegakan hukum merupakan alternatif terakhir”jelasnya .(Jahar).




