ENREKANG, UPEKS.CO.ID — Penumpukan sampah yang sempat dikeluhkan masyarakat di sejumlah titik di Kabupaten Enrekang mulai berangsur teratasi.
Meski masih terdapat beberapa titik yang belum sepenuhnya bersih, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Enrekang terus memaksimalkan pelayanan pengangkutan sampah. Hal itu dilakukan di tengah kondisi empat armada dump truck yang sedang menjalani perbaikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Enrekang, Yarsin Gau, mengatakan kerusakan empat armada memang menjadi salah satu kendala dalam pelayanan. Namun, kondisi tersebut tidak berarti sampah akan dibiarkan menumpuk hingga berhari-hari.
“Walaupun ada kendala, empat mobil sedang diperbaiki, tapi itu tidak menunda pengangkutan hingga berhari-hari,” kata Yarsin Gau.
Untuk mengatasi keterbatasan armada, DLH melakukan pengaturan ulang rute pengangkutan dengan memanfaatkan armada dari jalur lain yang tingkat kepadatannya relatif lebih rendah.
“Kita atasi, misalnya untuk sampah yang berada di jalur pasar, sementara kita menggunakan mobil dump truck jalur lain untuk melayani pengangkutan sampah di sana,” ujarnya.
Yarsin mengatakan langkah tersebut dilakukan agar pelayanan tetap berjalan, khususnya di kawasan yang memiliki volume sampah cukup tinggi.
Menurutnya, DLH terus berupaya menangani titik-titik yang masih mengalami penumpukan dengan mengoptimalkan armada yang tersedia.
“Pun kalau ada yang belum terangkut, kita pastikan tidak akan berhari-hari,” tegasnya.
Masyarakat Diminta Ikut Kurangi Penumpukan
Di tengah upaya DLH mengatasi persoalan pengangkutan, Yarsin juga meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam mengurangi penumpukan sampah.
Ia mengimbau masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah sebelum dibuang ke tempat pembuangan atau bak sampah.
“Pisahkanlah sampah organik, sampah plastik dan sampah residu. Biasakan untuk tidak menumpuk sampah, terkhusus di bak sampah besar,” imbaunya.
Menurut Yarsin, pemilahan sampah dari sumbernya akan membantu proses pengelolaan dan pengangkutan sampah sekaligus mengurangi potensi penumpukan di tempat pembuangan.
Ia juga mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan menyesuaikan waktu membuang sampah dengan jadwal pengangkutan yang tersedia.
DLH Kabupaten Enrekang, kata dia, akan terus memaksimalkan armada yang ada sembari menunggu kendaraan yang sedang diperbaiki kembali beroperasi.
Dengan langkah tersebut, DLH memastikan pelayanan pengangkutan tetap berjalan dan penumpukan sampah di sejumlah titik dapat segera ditangani. (Sry)

