Arifuddin Dua puluh enam tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media untuk bertahan, tumbuh, dan terus beradaptasi menghadapi perubahan zaman. Sejak berdiri pada tanggal 12 Juni 2000 dan berkembang menjadi salah satu media yang dikenal luas di Sulawesi Selatan (Sulsel), Harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) telah melewati berbagai fase perjalanan, mulai dari era kejayaan media cetak, persaingan industri media yang semakin ketat, hingga transformasi digital yang mengubah wajah jurnalisme.
Tahun 2008 menjadi awal perjalanan bersama keluarga besar Upeks. Saat itu, dunia pers daerah masih sangat mengandalkan kekuatan media cetak. Di tengah semangat menghadirkan informasi yang dekat dengan masyarakat, langkah pertama dimulai sebagai koresponden UPEKS di Kabupaten Takalar.
Tugas sebagai koresponden bukanlah pekerjaan yang mudah. Dengan fasilitas yang terbatas, berbagai pelosok daerah harus dijangkau untuk meliput aktivitas pemerintahan, pembangunan, pendidikan, hingga dinamika sosial kemasyarakatan.
Dari proses itulah dipahami bahwa menjadi wartawan bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga menghadirkan fakta, menjaga integritas, dan menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Selama kurang lebih tiga tahun, sejak 2008 hingga pertengahan 2011, penugasan berlangsung di Takalar. Selanjutnya, amanah baru diberikan dengan penempatan di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) selama enam bulan.
Pengalaman tersebut memperkaya wawasan jurnalistik sekaligus memberikan kesempatan memahami karakteristik daerah dan tantangan peliputan yang berbeda.
Awal tahun 2012 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karir di Upeks. Penugasan kemudian berlanjut ke Makassar sebagai reporter desk mobile selama sekitar tiga bulan. Tugas ini menempa kemampuan peliputan yang cepat, dinamis, dan menuntut kesiapan menghadapi berbagai peristiwa yang terjadi setiap saat.
Setelah itu, kepercayaan diberikan untuk meliput di Desk Pemerintah Provinsi Sulsel (Kantor Gubernur) selama kurang lebih tiga tahun. Berbagai agenda pembangunan, kebijakan strategis, serta dinamika pemerintahan menjadi bagian dari rutinitas peliputan.
Pengalaman tersebut memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring kerja di lingkungan pemerintahan. Selanjutnya dilakukan rolling ke Desk Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sebelum mendapat amanah sebagai Asisten Redaktur pada tahun 2014 dan kemudian menjadi Redaktur Halaman.
Tahun 2016 menjadi babak baru. Kepercayaan diberikan untuk merias “wajah” koran melalui Halaman Satu atau cover Harian Upeks. Amanah tersebut terus dijalankan hingga saat ini.
Setiap hari, halaman depan menjadi etalase utama yang mencerminkan identitas, karakter, dan kualitas sebuah surat kabar. Di balik setiap headline, foto, dan tata letak, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketelitian, kreativitas, dan tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi terbaik kepada pembaca.
Perjalanan Upeks selama lebih dari dua dekade tentu tidak selalu berjalan mulus. Dunia media mengalami perubahan besar, terutama ketika pandemi Covid-19 melanda. Masa itu menjadi salah satu ujian terberat bagi industri pers.
Aktivitas masyarakat dibatasi, sektor ekonomi melambat, dan banyak perusahaan media harus berjuang mempertahankan keberlangsungan usahanya.
Namun Upeks mampu melewati badai Covid-19 dengan tetap menjaga semangat jurnalisme, mempertahankan kepercayaan pembaca, serta terus hadir menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.
Tantangan berikutnya datang melalui perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dan kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah. Kondisi tersebut turut memberi tekanan terhadap industri media. Namun Upeks membuktikan diri sebagai media yang resilien.
Dengan pengalaman, kekompakan tim, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, Upeks tetap berdiri tegak, terus berinovasi, dan menjaga eksistensinya di tengah berbagai tantangan.
Kini, pada usia ke-26 tahun, Upeks telah menjadi saksi berbagai peristiwa penting di Sulsel dan Indonesia Timur. Ribuan berita lahir dari ruang redaksi, jutaan eksemplar koran sampai ke tangan pembaca, dan banyak wartawan ditempa menjadi insan pers yang tangguh serta profesional.
Menjadi bagian dari perjalanan panjang itu merupakan kebanggaan tersendiri. Dari seorang koresponden daerah hingga dipercaya menangani Halaman Satu, seluruh proses tersebut menjadi bagian dari sejarah yang tidak terpisahkan dari perjalanan Harian Ujungpandang Ekspres.
Banyak suka dan duka yang dilalui, banyak tantangan yang berhasil dihadapi, serta banyak pelajaran berharga yang diperoleh selama mengabdi di Upeks.
Tema HUT Upeks tahun 2026, “Terus Berkarya”, bukan sekadar slogan.
Tema ini mencerminkan semangat yang selama ini hidup dalam setiap insan Upeks: semangat untuk terus menghasilkan karya jurnalistik berkualitas, terus beradaptasi menghadapi perubahan, menjaga kepercayaan publik, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah melalui informasi yang akurat, berimbang, dan mencerahkan.
Selamat ulang tahun ke-26 Harian Ujungpandang Ekspres, 12 Juni 2026. Setelah berhasil melewati badai pandemi Covid-19 dan berbagai tantangan industri media, Upeks akan terus melangkah ke depan, terus berinovasi, dan terus berkarya demi masyarakat, daerah, dan bangsa.(***)
Redaktur Pelaksana Upeks
Bersama Upeks Mengukir Karya

