Madinah, Upeks — Profesionalitas petugas haji Indonesia kembali terbukti di lapangan. Petugas tidak hanya melayani jemaah dalam kloternya sendiri, tetapi juga sigap membantu jemaah dari kloter dan embarkasi lain yang membutuhkan bantuan.
Hal ini disampaikan oleh Muh. Nur, Petugas Haji Daerah dan Bohari Tenaga Kesehatan dalam Kloter 9 UPG Embarkasi Makassar. Ia mengungkapkan bahwa dedikasi petugas haji terlihat nyata melalui pelayanan tanpa batas.
“Petugas haji menunjukkan profesionalitas dengan tidak hanya memberikan layanan kepada jemaah yang menjadi tanggung jawabnya, tetapi juga kepada seluruh jemaah haji Indonesia,” ujarnya.
Ia mencontohkan kejadian saat petugas haji Kloter 9 UPG membantu seorang jemaah yang kelelahan dan membutuhkan kursi roda. Jemaah tersebut diketahui berasal dari Kloter JKB 5, Embarkasi Jakarta–Banten.
Embarkasi JKB (Jakarta–Banten) sendiri merupakan titik keberangkatan resmi jemaah haji dari Provinsi Banten yang mulai beroperasi pada musim haji 2026. Pemberangkatan kloter pertama (JKB-01) tahun ini dimulai pada 22 April 2026, dengan pelayanan asrama haji berlokasi di Cipondoh, Banten, guna memudahkan jemaah sebelum diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Kepedulian antarpetugas lintas kloter ini dinilai menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia, tanpa memandang asal embarkasi.
Di sisi lain, dukungan pelayanan juga diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Melalui otoritas Masjid Nabawi, disediakan layanan terpadu berupa fasilitas kursi roda gratis bagi jemaah haji dari seluruh dunia.
Layanan ini berlokasi di area antara pintu 330 dan 331 Masjid Nabawi, sehingga memudahkan akses bagi jemaah yang membutuhkan bantuan mobilitas, khususnya lansia dan jemaah dengan kondisi fisik terbatas dengan hanya membawa id card jamaah haji Indonesia
Keberadaan layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan jemaah dalam menjalankan ibadah selama berada di Tanah Suci.(*)

