PPIH Makassar Monitoring Jemaah Haji Maluku di Bandara Hasanuddin

PPIH Makassar Monitoring Jemaah Haji Maluku di Bandara Hasanuddin
MAKASSAR, UPEKS – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah haji asal Provinsi Maluku yang tergabung dalam Kloter UPG 24 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (18/6/2026) malam.

Sekretaris PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Asa Afif Bahri, mengatakan jemaah haji asal Maluku berstatus sebagai jemaah haji embarkasi antara sehingga tidak masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar saat pemulangan dari Arab Saudi.

“Jadi malam ini kami melakukan monitoring kepulangan jemaah haji UPG 24 yang berasal dari Maluku. Jemaah haji dari Provinsi Maluku statusnya sebagai jemaah haji antara. Mereka tidak masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar, tetapi hanya transit di bandara dan selanjutnya akan melanjutkan penerbangan menuju Ambon,” ujar Asa Afif.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, seluruh proses administrasi yang berkaitan dengan keimigrasian dan kekarantinaan kesehatan diselesaikan saat transit di Bandara Sultan Hasanuddin. Dengan demikian, setibanya di Ambon para jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan tersebut.

“Ketika mereka turun dari pesawat, semua administrasi terkait imigrasi dan kekarantinaan kesehatan diselesaikan di bandara. Jadi saat tiba di Ambon, mereka tidak lagi melakukan pemeriksaan imigrasi dan bisa langsung menuju Asrama Haji untuk proses selanjutnya sebelum kembali ke daerah masing-masing,” jelas Afif yang juga Kepala Bidang Bina Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Kemenhaj Sulsel.

Asa Afif mengaku telah meninjau langsung kondisi para jemaah selama transit. Dari hasil pemantauan, seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan menyampaikan apresiasi terhadap layanan haji yang diberikan selama musim haji tahun ini.

“Alhamdulillah saya melihat langsung kondisi jemaah. Mereka sehat-sehat. Saya juga sempat berbincang dengan beberapa jemaah dan mereka merasa senang. Respon mereka terhadap layanan yang diberikan pemerintah selama penyelenggaraan ibadah haji juga cukup baik,” katanya.

Selama masa transit di Makassar, para jemaah mendapatkan layanan konsumsi yang disiapkan oleh PPIH Ambon. Mereka dijadwalkan beristirahat selama sekitar tiga hingga empat jam sebelum kembali melanjutkan perjalanan udara menuju Ambon.

Tiga Kali Penerbangan

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, H. Djumadi Wali, mengungkapkan, kedatangan jemaah kloter 24 lebih cepat dari jadwal semula dari Madinah.

“Kedatangan jemaah Provinsi Maluku sesuai jadwal semula pukul 20.20 Wita, namun maju menjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Jadi ada kurang lebih satu jam mengalami kemajuan,” ujar di Bandara Sultan Hasanuddin.

Setelah tiba di Makassar, para jemaah menjalani masa transit sekitar empat jam. Selama transit, petugas melakukan berbagai proses penanganan, termasuk pengurusan bagasi sebelum keberangkatan menuju Ambon.

“Jemaah setelah tiba di sini, Kloter 24 UPG selanjutnya akan berproses. Sesuai jadwal kurang lebih empat jam mereka transit di sini sambil mengikuti proses handling bagasi,” katanya.

Setibanya di Ambon, mereka akan disambut PPIH Embarkasi Daerah Provinsi Maluku untuk dilakukan proses penerimaan. Setelah itu akan diserahkan kepada PPIH Kota Ambon untuk selanjutnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jemaah, khususnya otoritas Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang telah memberikan dukungan sehingga kepulangan jemaah berjalan lancar.

“Kami selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Maluku dan saya sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari otoritas Bandara Makassar sehingga proses kepulangan jemaah haji dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Djumadi menjelaskan, jemaah Kloter 24 akan diterbangkan ke Ambon menggunakan tiga penerbangan berbeda. Masing-masing penerbangan dijadwalkan berangkat dengan selang waktu sekitar 20 menit.

“Kloter 24 ini akan diterbangkan menggunakan tiga flight. Setiap flight akan berangkat dengan selisih waktu sekitar 20 menit,” katanya.

Terkait kondisi kesehatan jemaah, Djumadi memastikan secara umum seluruh jemaah berada dalam keadaan sehat dan layak untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal.

“Alhamdulillah secara umum jemaah sehat. Memang ada beberapa yang karena faktor usia mengalami sedikit penurunan daya tahan tubuh, tetapi pada prinsipnya mereka dalam kondisi layak dan sehat untuk melanjutkan perjalanan,” pungkasnya.

Kloter 24 menjadi kelompok terbang pertama jemaah haji asal Maluku yang tiba di Makassar pada fase pemulangan dan melanjutkan perjalanan ke Ambon melalui mekanisme Embarkasi Antara sebelum kembali ke keluarga masing-masing di daerah asal.

Provinsi Maluku resmi ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara (EHA) sejak tahun 2024. Atas kebijakan ini jemaah calon haji asal Maluku diproses dan diberangkatkan langsung melalui Bandara Pattimura di Ambon, kemudian transit di Internasional Hasanuddin selanjutnya diterbang ke Tanah Suci. (*)