MAKASSAR, UPEKS–Di tengah semangat peningkatan literasi kitab kuning di MAN PK Kota Makassar, seorang guru muda menghadirkan terobosan menarik. Mirwan Sudarmawan Rifai, pengajar mata pelajaran Muhadasah, resmi meluncurkan buku berjudul Mufradat Kitab sebagai upaya memudahkan santri memahami kosa kata dalam kitab turats.
Buku ini dirancang khusus untuk menjawab salah satu tantangan klasik dalam pembelajaran kitab kuning, yakni keterbatasan penguasaan mufradat (kosakata). Dengan pendekatan yang sistematis dan kontekstual, Mufradat Kitab diharapkan menjadi jembatan awal bagi santri agar lebih percaya diri dalam membaca dan memahami teks-teks berbahasa Arab tanpa harakat.
Tidak hanya aktif di kelas, Mirwan juga dikenal membina santri dalam pengajian munazarah (debat ilmiah), sebuah kegiatan yang melatih kemampuan berpikir kritis dan argumentatif berbasis literatur klasik. Kehadiran buku ini pun menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat tradisi akademik tersebut.
Kepala madrasah, H. Zulfikah Nur, menyambut baik peluncuran buku ini. Ia berharap karya tersebut dapat menjadi salah satu solusi konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguasaan kitab kuning di lingkungan madrasah.
“Ini adalah langkah nyata yang patut diapresiasi. Semoga buku ini benar-benar membantu santri dalam memahami kitab, dan menjadi inspirasi bagi guru lain untuk terus berinovasi,” ujarnya.
Peluncuran Mufradat Kitab bukan sekadar penerbitan buku, tetapi juga cerminan komitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dan adaptif. Dengan adanya karya ini, diharapkan para santri semakin dekat dengan khazanah keilmuan Islam klasik yang kaya dan mendalam.(rls)

