Jakarta, Upeks.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DJK KESDM) guna memastikan penyelesaian proyek-proyek strategis ketenagalistrikan berjalan sesuai target. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dengan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto, di Jakarta.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) percepatan penyelesaian kompensasi Right of Way (RoW) melalui aplikasi Trabas Gatrik yang sebelumnya digelar PLN UIP Sulawesi bersama DJK KESDM. Selain membahas optimalisasi implementasi aplikasi Trabas Gatrik, kedua pihak juga melakukan evaluasi progres penyelesaian jalur transmisi dan langkah-langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari DJK KESDM dalam mengawal berbagai proyek strategis yang tengah dibangun PLN di Sulawesi. “Sinergi yang terjalin antara PLN dan DJK KESDM menjadi modal penting dalam memastikan setiap tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan. Dukungan KESDM, khususnya dalam penyelesaian RoW dan penguatan tata kelola melalui aplikasi Trabas Gatrik, sangat membantu kami dalam menjaga kelancaran pembangunan proyek-proyek prioritas yang akan memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi,” ujar Aditya.
Dalam pertemuan tersebut, PLN UIP Sulawesi memaparkan perkembangan sejumlah proyek prioritas, termasuk Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) SUTT 150 kV Tambu – PLTU Palu 3 dan SUTT 150 kV Pelanggan PT ACN – Bungku yang saat ini tengah memasuki tahapan penyelesaian jalur transmisi. Kedua proyek tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, mendukung pertumbuhan kawasan industri dan hilirisasi, memperluas penyambungan pelanggan strategis, serta menunjang program dedieselisasi di Sulawesi.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan KESDM, Eri Nurcahyanto, menegaskan komitmen DJK KESDM untuk terus mendukung upaya percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional, termasuk proyek-proyek strategis yang dikelola PLN UIP Sulawesi. “Kami terus mendorong pemanfaatan aplikasi Trabas Gatrik sebagai instrumen pengelolaan data kompensasi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang semakin baik, proses verifikasi dan monitoring dapat dilakukan lebih efektif sehingga mendukung percepatan penyelesaian proyek ketenagalistrikan yang menjadi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” ujar Eri.
Selain membahas progres proyek, kedua pihak juga berdiskusi mengenai penguatan koordinasi antara regulator, PLN, Badan Usaha Pemeriksa Rencana Jalur Transmisi (BUPRJT), dan Lembaga Penilai Kompensasi Ketenagalistrikan (LPKK) guna memastikan penyelesaian kompensasi RoW berjalan sesuai regulasi serta mengedepankan pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara PLN UIP Sulawesi dan DJK KESDM, diharapkan berbagai proyek strategis ketenagalistrikan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga mampu menghadirkan pasokan listrik yang andal, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung agenda transisi energi dan kemandirian energi nasional. (*)




