Andi Tenri Liwang La Tinro Temui 711 Keluarga Penerima Manfaat di Kecamatan Cendana

Andi Tenri Liwang La Tinro Temui 711 Keluarga Penerima Manfaat di Kecamatan Cendana

ENREKANG, UPEKS.co.id–Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang La Tinro bertemu, melakukan dialog dan silaturahmi dengan 711 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 7 Desa di Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang pada hari Rabu (4/3/2026).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Enrekang, Subiyanto Syamsudin mengatakan kegiatan yang dilakukan disalah satu rumah warga adalah pertemuan rutin kelompok penerima bansos.

Bacaan Lainnya

“Untuk efektifitasnya semua penerima bansos, pertemuannya kita satukan dirumah warga. Dalam pertemuan ini kita sosialisasikan dan bahas tentang DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) terkait masalah Desil, PBI JK dan jaminan Kesehatan,” kata Kadis Sosial Subiyanto Syamsudin.

Kehadiran Wabup Enrekang didampingi istri tercinta yang juga Wakil Ketua TP PPK Kabupaten Enrekang Ny. Adinda Tenri Liwang ditengah masyarakat penerima bansos ini semakin mempererat jalinan silaturahmi antara pemimpin dan Rakyatnya, terlebih lagi dalam suasana Bulan Suci Ramadan. Suasana akrab ini terlihat jelas saat Wabup dan istrinya bermain game atau tebak-tebakan bersama keluarga Penerima Manfaat.

elain Kadis Sosial tampak pula Camat Cendana Abd. Rasyid Rakanta dan pendamping PKH ikut mendampingi Wabup Enrekang.

“Selain bersilaturahmi dalam kesempatan ini, Bapak Wakil Bupati mensosialisasikan
program pemerintah daerah baik yang sudah berjalan maupun yang sementara berjalan, terutama di sektor Pendidik, kesehatan dan Kesejahteraan salah satunya bagaimana pengentasan kemiskinan bisa dilakukan,” ujar Subiyanto Syamsudin.

Ditanya soal 16 ribu jiwa di Kabupaten Enrekang yang PBI JK nya dinonaktifkan, Kadis Sosial mengatakan pemerintah tetap memfasilitasi masyarakat yang memiliki riwayat kesehatan dengan penyakit kronis untuk segera diaktivasi. Ini hanya untuk masyarakat yang mengidap penyakit katastropik dan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan lanjutan.

“Di Kabupaten Enrekang untuk periode Februari -Maret sudah ada sekitar 147 peserta PBI JK yang telah diaktivasi. Cuman saya sampaikan bahwa masyarakat yang memang dinyatakan masuk Desil 6-10 sudah seharusnya mandiri, lebih baik mandiri. namun kalau masih ada masyarakat yang merasa masih sangat layak untuk dibantu boleh mengajukan permohonan ke Kantor kami. Sekarang operator tingkat Desa dan Kecepatan sudah bisa memfasilitasi masyarakat untuk melakukan aktivitas,” tutup Subiyanto Syamsudin. (Sry)