MAKASSAR, UPEKS.co.id— Suasana penuh semangat memenuhi JK Arenatorium Universitas Hasanuddin (Unhas), Selasa (4/11/2025), ketika lebih dari 4.000 mahasiswa dan Gen Z Makassar hadir dalam Generasi Campus Roadshow 2025 yang digagas oleh Grab Indonesia.
Mengusung tema “Passion in Action: Eksplorasi Potensi Diri”, acara ini menghadirkan tiga sosok inspiratif lintas bidang—Najwa Shihab (jurnalis dan founder Narasi), Nicholas Saputra (aktor), dan Kristo Immanuel (kreator konten sekaligus sutradara film).
Melalui sesi Dialog Generasi, Najwa Shihab mengajak peserta berani keluar dari zona nyaman dan tidak membatasi diri pada jurusan kuliah.
“Jangan biarkan pilihan studi menutup peluang lain dalam hidup. Teruslah mencari kesempatan dan eksplorasi diri,” pesan Najwa di hadapan ribuan peserta.
Senada disampaikan Nicholas Saputra menuturkan bahwa makna hidup justru sering ditemukan saat seseorang berani mencoba hal baru.
“Passion dan tanggung jawab bisa berjalan beriringan kalau kita konsisten,” ujarnya.
Acara kemudian berlanjut ke Un-Class Session, sesi interaktif yang mempertemukan mahasiswa dengan Najwa dan Nicholas. Najwa berbagi pengalaman tentang dunia jurnalistik dan berpikir kritis, sementara Nicholas mengajak peserta mengasah kreativitas dan berpikir inovatif.
Tak kalah menarik, Creativity on Stage bersama Kristo Immanuel menjadi momen paling dinanti. Kristo, yang baru saja merilis film debutnya Tinggal Meninggal, mendorong peserta untuk berani mengeksplorasi “turunan passion”.
“Kalau kalian merasa belum berkembang, mungkin belum menemukan turunan passion yang tepat. Terus eksplorasi,” kata Kristo.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Grab untuk mendukung mahasiswa dan Gen Z Indonesia.
“Grab ingin menjadi ruang aman dan inspiratif bagi mahasiswa untuk menemukan serta mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya.
Setelah sukses digelar di Surabaya, Surakarta, dan Bogor, Generasi Campus Roadshow 2025 kini menyapa Makassar sebelum melanjutkan perjalanannya ke Medan dan Bandung.
Secara total, kegiatan ini menargetkan menjangkau lebih dari 20.000 mahasiswa di enam kota besar di Indonesia. (Mimi)




