Grab Luncurkan 13 Fitur AI, Jadi “Asisten Cerdas” Harian di Asia Tenggara

Grab Luncurkan 13 Fitur AI, Jadi “Asisten Cerdas” Harian di Asia Tenggara

MAKASSAR, UPEKS.co.id- Grab memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam ajang tahunan GrabX 2026 yang digelar belum lama ini.

Langkah ini sebagai bukti strategi Grab dalam memperkuat posisinya sebagai superapp sekaligus “panduan cerdas sehari-hari” bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara.

Bacaan Lainnya

Group CEO & Co-Founder Grab, Anthony Tan, dalam kesempatan tersebut turut memperkenalkan Carri, robot otonom untuk layanan pengantaran makanan sebagai bagian dari eksplorasi teknologi masa depan perusahaan.

Sementara Chief Product Officer Grab, Philipp Kandal, menekankan bahwa seluruh inovasi dirancang untuk mengurangi beban aktivitas manual pengguna melalui pemanfaatan AI.

“Kami ingin Grab menjadi pendamping cerdas dalam keseharian,” ujarnya.

Melalui peluncuran ini, kata dia, Grab menghadirkan berbagai solusi terintegrasi yang mencakup kebutuhan mobilitas, konsumsi, hingga pengembangan usaha.

Di sisi konsumen, fitur seperti Group Ride memungkinkan pengguna berbagi perjalanan dengan pembagian biaya otomatis, sementara Grab More menghadirkan efisiensi dalam pemesanan makanan lintas merchant dalam satu pengiriman.

“Kehadiran Grab AI Assistant juga memperluas fungsi aplikasi sebagai asisten personal yang mampu membantu perencanaan aktivitas harian, termasuk rekomendasi konsumsi dan belanja,” pungkas dia.

Tidak hanya itu, peningkatan pada GrabMaps turut memperkuat ekosistem layanan dengan menghadirkan navigasi dalam ruangan, informasi parkir real-time, serta lokasi pengisian daya kendaraan listrik.

“Sementara untuk kebutuhan perjalanan lintas kota dan negara, Grab menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari pengingat penerbangan, dokumen perjalanan, hingga pemesanan hotel instan melalui GrabStays serta rekomendasi kuliner berbasis komunitas lewat Discover,” jelas dia.

Dukungan transaksi lintas negara juga diperkuat melalui GrabPay for Travel yang memungkinkan pembayaran cukup dengan pemindaian kode QR tanpa perlu konversi mata uang secara manual.

Di sisi bisnis, Grab memperluas kapabilitas teknologi bagi mitra melalui sejumlah solusi berbasis AI. Virtual Store Manager memungkinkan pemantauan operasional toko secara real-time melalui integrasi dengan CCTV, sementara Cloud Printer mengotomatisasi alur pesanan dari kasir ke dapur.

” Fitur Tap to Pay juga menghadirkan kemudahan bagi pelaku usaha dengan mengubah ponsel menjadi perangkat pembayaran digital tanpa memerlukan alat tambahan,”sambung dia.

Dia menambahkan bagi mitra pengemudi, Driver AI Assistant hadir sebagai pendamping yang memberikan panduan operasional untuk meningkatkan efisiensi dan potensi pendapatan.

“Seluruh inovasi ini ditopang oleh Grab Intelligence Layer, infrastruktur AI yang dibangun dari lebih dari 20 miliar data perjalanan dan transaksi di dalam platform. Teknologi ini memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data secara real-time, mulai dari kondisi lalu lintas hingga dinamika operasional bisnis mitra,” imbuh dia.

Selain itu, Grab juga memperluas program Early Access yang kini telah menjangkau lebih dari 200.000 pengguna, sekaligus memperkenalkan fitur “shake and share” untuk mempermudah penyampaian masukan secara langsung dari pengguna.

“Ke depan, peluncuran fitur-fitur baru ini akan dilakukan secara bertahap di berbagai negara di Asia Tenggara, dengan mempertimbangkan aspek regulasi serta kesiapan masing-masing pasar,” tutup dia. (Mimi)

Pos terkait