Dua Hari Tenggelam, Mayat Samsuddin Larudding Ditemukan Dibendungan Benteng

Dua Hari Tenggelam, Mayat Samsuddin Larudding Ditemukan Dibendungan Benteng

 

 

Bacaan Lainnya

ENREKANG, UPEKS.co.id — Setelah dua hari pencarian, pada hari ketiga yakni Minggu tanggal 06 April 2025, sekitar jam 06.00 Wita, akhirnya mayat Samsuddin Larudding (56) ditemukan di Bendungan Benteng, Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Diketahui sebelumnya Almarhum dikabarkan hanyut pada hari Jumat, tanggal 4 April 2025 saat Almarhum menyebrang dengan menggunakan rakit bambu yang diambilnya untuk kebutuhan pengecoran. Samsuddin Larudding adalah warga Desa Riso, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, seorang ASN di Inspektorat Daerah Kabupaten Enrekang.

Saksi atas nama Usman (61) yang pertama kali menemukan mayat tersebut menjelaskan dirinya sekitar jam 5 50 WITA berangkat menuju bendungan Benteng untuk mencari kelapa yang hanyut terbawa air.

Saat itulah saksi melihat ada mayat yang terapung dalam posisi telungkup dipengairan Sungai Saddang/bendungan Benteng.

Saksi tak langsung bertindak, segera setelah melihat ada mayat yang terapung, saksi segera menuju perkampungan dan memberikan informasi kepada warga jika dirinya menemukan mayat di sungai.

Tak ada yang berani bertindak, salah satu dari mereka menghubungi Serka Saripuddin Unit Inteldim 1404/Pinrang bahwa ada Penemuan Mayat di Bendungan Benteng

Saat itu juga Serka Saripuddin langsung menghubungi Sertu Mustari dan Serda Safaruddin untuk sama-sama mendatangi TKP untuk memastikan kejadian tersebut

Rahmat Hidam salah satu Keponakan dari korban langsung menghubungi Tim SAR Kabupaten Pinrang

Pada Pukul 06.50 Wita Tim SAR Kabupaten Pinrang tiba di Bendungan Benteng untuk dilakukan evakuasi Mayat yang ditemukan.

Sekira Pukul 07.30 Wita Mayat berhasil di evakuasi oleh Tim SAR,Personil Kodim 1404 Pinrang bersama Personil Polsek Patampanua dan warga setempat

Pukul 07.55 Wita Mayat akan dibawa ke Diaman Duka, Kabupaten Enrekang dengan menggunakan Mobil Ambulan RSUD Enrekang (Sry)