Kanwil DJP Sulselbartra Ajak Media Edukasi Wajib Pajak

Kanwil DJP Sulselbartra Ajak Media Edukasi Wajib Pajak

Kanwil DJP Sulselbartra Ajak Media Edukasi Wajib Pajak

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) mengajak media mengedukasi masyarakat wajib pajak, melalui publikasi bebagai program yang berkaitan dengan perpajakan.

Bacaan Lainnya
 

“Media ini sangat penting bagi kami. Publikasi informasi yang dilakukan oleh media tentu akan memudahkan kami menyampaikan program perpajakan kepada masyarakat,” kata Arridel Mindra, Kepala Kanwil DJP Sulselbartra dalam media gathering, di Hotel Claro Makassar, Selasa (10/10/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Arridel juga memaparkan program perpajakan, termasuk kinerja penerimaan pajak pada periode Januari hingga September 2023, yang mencapai Rp12,5 triliun atau 70,33% dari target Rp17,9 triliun.

“Kinerja perpajakan di Sulselbartra terkait penerimaan Pajak penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Alhamdulillah kami sudah mengumpulkan Rp12,5 triliun atau 70,33% dari target Rp17,9 triliun,” urai Arridel.

Dijelaskan, dari realisasi penerimaan pajak sebesar Rp12,5 triliun itu didominasi dari PPh yaitu sebesar Rp6,6 triliun, kemudian disusul PPN dan pajak penjualan barang mewah sebesar Rp5,3 triliun.

Khusus untuk PPh diakui mengalami pertumbuhan negatif. Penyebabnya, karena  tidak adanya program pengungkapan suka rela (PPS) seperti 2022 yang nilainya mencapai Rp1,3 triliun.

“Jumlah tersebut cukup besar dan tahun ini tidak ada gantinya dari PPS itu. Selain itu juga disebabkan oleh ada beberapa regulasi baru yang diterapkan di tahun 2023 antara lain, peraturan pemerintah Nomor 49 terkait dibebaskannya PPN atas penyerahan or nikel, ditambah perusahaan smelter itu tidak bayar PPn 10%,” katanya.

Selain itu, juga termasuk pajak Tandang Buah Segar (TBS) dari perkebunan sawit, yang penyerahan pajaknya ke pabrikan atau ke pabrik minyak sawit itu. (eky)