Nakes RSUD Maspul Keluhkan Uang Jasa Jaga Malam tak Dibayarkan

  • Whatsapp
Nakes RSUD Maspul Keluhkan Uang Jasa Jaga Malam tak Dibayarkan

ENREKANG,UPEKS.co.id— Sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrenpulu (Maspul) Enrekang megeluh karena jasa jaga malam dan jaminan makan dan minum sudah tidak lagi dibayarkan terhitung sejak bulan April 2021.

Menurut sumber yang tak mau disebutkan identitasnya mengatakan, hak-haknya sebagai manusia tak lagi diperhatikan.

Bacaan Lainnya

“Saya merasa bahwa hak hak asasi saya sudah dilanggar oleh Menajemen RSUM Enrekang sebab jam kerja yang umum baik di Pemerintahan maupun swasta hanya 8 jam tetapi kami bekerja di malam hari pukul 21.00 sampai pagi jam 8.00 , kami bekerja 11 jam tanpa jaminan makan dan minum padahal tahun-tahun sebelumnya lancar tidak ada masalah tetapi kenapa di menajemen Rumah sakit sekarang justru tidak membayarkan jasa jaga malam dan menghilangkan jaminan makan minum kami,” ujarnya.

“Saya mendapat informasi jika anggaran untuk jasa jaga malam dialihkan ke instalasi gizi untuk menutupi kekurangan-kekurangan anggaran disitu, saya sudah lebih dari 10 tahun bekerja di RSUM tapi baru mulai April 2021 sampai sekarang kami sudah tidak terima jasa dan jaminan makan dan minum,”Tambahnya.

Direktur RSUM Enrekang, drg. Ira Desti Saptari didampingi kepala bidang pelayanan dr. Hairul menjelaskan bahwa itu bukan jasa jaga malam mereka tetapi tugas jaga pagi mereka dipindahkan pada malam hari.

Hal ini dijelaskan drg. Ira kepada beberapa awak media diruang kerjanya, Jumat (17/6/2022).

Orang yang akrab disapa dokter Eci ini menjelaskan jam kerja bagi Nakes di Rumah Sakit memang tidak sama dengan jam kerja PNS atau Honorer di OPD lain.

“Di rumah sakit itu beda dengan di OPD. Disini kami melayani 24 jam, jadi kami bagi Shif ada yang masuk pagi, sore dan malam,” Kata Direktur RSUD Maspul Enrekang.

” Itulah mengapa kami tidak bayarkan jasa jaga malam, karena mereka hanya pindah jam kerja saja, bukan lembur. Mereka bekerja 8 jam sehari atau kalau dihitung dalam seminggu 42 jam dan memang disini tidak ada jaminan makan minum pada malam hari. Kalau pagi ada Snack dibagikan di tiap ruangan,” Kata Mantan Kabid Pelayanan RSUD Maspul Enrekang ini.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Maspul, dr. Hairul. Kabid yang sebelumnya sebagai dokter umum di UGD RSUD Maspul ini mengatakan, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada jika tidak ada istilah uang jaga malam.

Dokter yang baru dilantik sebagai Kabid Pelayanan awal tahun 2022 ini mengatakan, mereka bukan jaga malam tetapi jam kerja mereka bergeser dari jadwal sebelumnya ke jadwal jaga malam.

Tentang uang jasa jaga malam Nakes yang selama ini dialihkan ke Instalasi Gizi, Baik Direktur maupun Kabid Pelayanan sama-sama menampik hal itu tidak benar.

“Kami tidak akan melakukan sesuatu yang melanggar aturan apalagi jika tidak ada dasar hukumnya itu akan menjadi temuan dan pasti akan disuruh mengembalikan. Saya rasa informasi itu tidak benar,” Pungkas dr. Hairul. (Sry)